Kompas.com - 05/07/2017, 13:13 WIB
Heri Susanto (tengah), warga Kalisari Jalan Bendera RT 10/9 nomor 2 Jakarta Timur melihat rekaman CCTV yang tersimpan di ponsel di Stasiun Tugu Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Rabu (5/7/2017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SHeri Susanto (tengah), warga Kalisari Jalan Bendera RT 10/9 nomor 2 Jakarta Timur melihat rekaman CCTV yang tersimpan di ponsel di Stasiun Tugu Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Rabu (5/7/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Heri Susanto (47), warga Kalisari Jalan Bendera, RT 10/9, nomor 2 Jakarta Timur, mendatangi ruang sekuriti Stasiun Tugu Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Rabu (5/7/2017).

Dia datang untuk melihat rekaman kamera tersembunyi atau CCTV pada Selasa (4/7/2017) subuh. Anaknya, Alifta Nan Rahfaidah (16) menghilang setiba di Stasiun Tugu Yogyakarta seusai menaiki kereta Senja Utama, Selasa (4/7/2017) subuh.

Baca juga: Calon Pengantin Tewas Usai Pamit "Pre-Wedding", Kekasihnya yang Menghilang Dicari

Alifta menghilang ketika kakeknya, Surahyo (77), menunaikan ibadah shalat Subuh di mushala yang ada di Stasiun Tugu sekitar pukul 04.30 WIB.

“Ayah saya (kakek Alifta) itu pulang kampung bersama Alifta dari Jakarta Timur untuk ke Wonosari ke tempat keluarga besarnya. Berangkat dari Pasar Senin naik kereta api Senja Utama, Senin (3/7/2017) pukul 19.00 WIB,” kata Heri kepada wartawan di Stasiun Tugu.

Heri mengaku belum bisa memastikan Alifta menjadi korban penculikan atau kejahatan lainnya. Namun, kata dia, peristiwa itu sudah dilaporkannya ke Polsek Gedongtengen setelah anaknya tak kembali hingga hari ini.

“Kemarin dihubungi aktif, sekarang ponselnya sudah tidak aktif. Meski kemarin aktif, dihubungi tapi tidak diangkat-angkat,” kata Heri.

Rencananya, pantauan CCTV yang dilihatnya itu akan diberikan ke penyidik untuk membantu pencarian anaknya. Sebab, ia menduga anaknya menjadi korban penculikan atau kejahatan serupa lainnya meski belum memiliki bukti kuat.

“Pemerasan mungkin tidak ada, karena sampai saat ini tidak ada telepon. Kalau kata teman, saya merasa ada jaringan yang mencari anggota muda seperti itu. Ini hanya suara hati saya saya,” ucap Heri.

Menghilangnya Alifta menjadi perbincangan di media sosial setelah kabar ini disebarkan di akun grup Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ).

Seorang akun bernama Suparyanto Yanto memosting kabar menghilangnya gadis yang masih duduk di bangku SMA itu.

Teman mohon bantuan Sodara saya Cucu Bpk Surahyo (adik alm. Bu Sastro Tambran) Alifta Usia 16 Th menggunakan Jean dan Kaos warna biru. Hilang saat tiba di stasiun Tugu Jogya tadi pagi dan singgah untuk Sholat Subuh di Musola Stasiun. Saat Mbah Rahyo Sholat Alifta pamit untuk mencari Makan. Hingga saat ini masih dalam pencarian. Berangkat dari Jakarta menuju desa Tambran.Semin.Gunung kidul,” tulis akun Suparyanto Yanto di grup ICJ.

Postingan itu pun mendapatkan reaksi beragam dari para netizen. Setidaknya ratusan netizen mengomentari postingan yang dibuat 16 jam lalu tersebut.

Baca juga: Dosen ITB yang Menghilang Memiliki Riwayat Hilang Ingatan

Tak hanya disebar via grup Facebook, kabar menghilangnya Alifta juga diposting di akun Facebook Julie Indahrini.

Berikut postingannya: Alifta Nan Rahfaida (16 tahun), putri teman saya Heri Dul (Sendal IISIP 91). Tadi pagi, Selasa 04 Juli 2017 pukul 04.30 WIB tiba di stasiun Tugu Yogyakarta bersama embah kakungnya. Mereka berpisah karena embah kakung akan melaksanakan sholat subuh sedangkan Alifta hendak mencari makan. Namun hingga embah kakung menyelesaikan sholatnya Alifta tak juga muncul. Sampai kabar ini di post, Alifta belum diketemukan. Alifta memiliki tinggi badan 156 cm, mengenakan kaos lengan panjang warna marun dan celana jeans biru laut. Mohon bantuan bagi yang melihat dan mengetahui keberadaannya untuk segera melaporkan ke Polisi terdekat, dan juga menghubungi pihak keluarga Subaryoto (087738567800) atau Heri (08174857809 / 081212801840). Kasus hilangnya Alifta sudah dilaporkan ke Polsek Gedongtenge, Yogyakarta. Semoga Allah Yang Maha Penyayang melindungi Alifta dimana pun berada dan segera bisa berkumpul bersama keluarga. Aamiin YRA. Mohon bantuan utk menyebarkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X