Ngabuburit di Gang Dolly, Risma Bagi-bagi Hadiah

Kompas.com - 16/06/2017, 23:30 WIB
Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini (tengah) memamerkan produk buatan warga Dolly KOMPAS.com/Achmad FaizalWali kota Surabaya, Tri Rismaharini (tengah) memamerkan produk buatan warga Dolly
|
EditorReni Susanti

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, ngabuburit dan buka bersama warga di eks lokalisasi gang Dolly. Risma membagi-bagikan banyak hadiah dalam acara ngabuburit itu.

Ada sekitar 50 hadiah yang dibagikan Risma bersama Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Didik Farkhan. Hadiah-hadiah itu untuk pemenang lomba cerita pendek bertema "cerpen goes to kampung" yang digelar bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Risma mengaku ingin mengapresiasi dan menyemangati warga eks lokalisasi yang konon terbesar di Asia Tenggara itu. "Maju terus, Allah tidak akan meninggalkan anak-anaknya," kata Risma.

(Baca juga: Pemkot Surabaya Akan Beli 17 Rumah Eks Wisma Lokalisasi Dolly)

 

Dia menilai, kehidupan warga di sekitar eks lokalisasi Dolly sudah berubah. Artinya, kehidupan warga lebih sehat dan lingkungan sekitar ikut sehat khususnya bagi anak-anak.

"Saya hanya berharap di lingkungan eks lokalisasi ini, lahir anak bangsa yang dapat menorehkan prestasi akademis maupun non akademis bagi Indonesia khususnya Surabaya," ucapnya.

(Baca juga: Eks Dolly, dari Lokasi Prostitusi ke Kampung Batik)

 

Pemkot, sambung Risma, akan terus menekankan anak-anak di eks lokalisasi untuk masuk pendidikan formal. Selain itu, pihaknya bekerjasama dengan komunitas warga untuk terus membenahi fisik kampung Dolly.

"Sekarang Dolly sudah jadi pusat literasi dan wisata. Ini kerja teman-teman komunitas," terangnya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

Ambon Kembali Jadi Zona Merah Covid-19, Pemkot: Masyarakat Kurang Disiplin

Regional
Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

Pernikahan Putri Edy Rahmayadi Akan Digelar dengan Konsep Berbeda

Regional
Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

Ketua DPRD Magetan Angkat Indriana, Siswi SMK yang Tinggal di Kandang Ayam Jadi Anak Asuh

Regional
Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

Regional
Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

Dimarahi Emak-emak Pedagang Kaki Lima, Mahyeldi: Itu Risiko Jadi Wali Kota

Regional
DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

DIY Tambah 28 Pasien Sembuh Covid-19, Terbanyak dari Kabupaten Bantul

Regional
Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

Meski Kesulitan Bayar UKT, Dokter Residen di RSUP Kandou Manado Tetap Layani Pasien

Regional
Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Tagihan Listrik Rp 19 Juta, YLKI: PLN Jangan Limpahkan Kesalahan Pencatatan pada Konsumen

Regional
KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

KLHK: Perusahaan Pembakar Lahan di Jambi Harus Bayar Rp 590 Miliar

Regional
Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Regional
Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

Ada 26 Kasus Covid-19 di Tegal, Ini Perintah Ganjar kepada Wali Kota Dedy

Regional
Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

Keluarga Indriana: Masih Bersyukur Ada Warga yang Pinjamkan Kandang Ayam untuk Tinggal

Regional
Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

Ini Video Detik-detik Pelaku Lempar Bom Molotov ke Kantor DPC PDI-P Cianjur

Regional
Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

Viral, Video Wali Kota Padang Dimaki Ibu-ibu Pedagang Kaki Lima

Regional
Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

Kebakaran Pabrik Plastik di Kawasan Sentul, Warga Berhamburan Keluar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X