Menteri PUPR Pastikan Jalan Pantura Semarang Bebas Banjir Rob

Kompas.com - 16/06/2017, 14:28 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di proyek pembangunan jalan tol ruas Batang-Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/6/2017). Arimbi RamadhianiMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di proyek pembangunan jalan tol ruas Batang-Semarang, Jawa Tengah, Minggu (11/6/2017).
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono memastikan, jalan Pantura Semarang dari Kaligawe hingga Genuk, akan terbebas dari banjir rob.

Hal itu dipastikannya seusai meninjau pembangunan polder Sringin di Kota Semarang, Jumat (16/6/2017). Kementerian PUPR sendiri pada tahun ini melakukan pembangunan polder Sringin, serta normalisasi sejumlah kali di wilayah terkait dengan anggaran Rp 210 miliar.

"Ini namanya polder Siringin, dari Kali Tenggang ke Sringin, nanti ke kali babon. Ini pembangunan polder, nanti ada pompa bisa mengatasi yang di jalan nasional," kata Basuki, siang tadi.

Baca juga: Jalur Pantura Kaligawe Semarang Tanpa Banjir Rob Saat Mudik Lebaran

Basuki mengatakan, pengalaman mudik lebaran tahun 2016 lalu membuat kementerian berusaha maksimal agar banjir rob tidak berulang. Oleh karena itu, sejumlah pembangunan digencarkan, termasuk membangun polder.

"Lebaran kemarin masih kena rob besar, dulu kami datangkan lebih 10 pompa, baik permanen. Tanggul Sringin juga dijebol masyarakat karena (dianggap) membanjiri kawasan sekitarnya," kata dia.

Momentum mudik lebaran tahun ini, kata dia, tidak akan ada lagi penampakan rob dan karung pasir di pinggir jalan. Hal itu karena sejumlah perbaikan telah selesai dilakukan.

"Kegiatan ini supaya rob bisa ditangani dengan lebih baik. Tahun lalu kita pasang karung pasir putih sepanjang jalan itu jalan nasional di Genuk sampai polres. Walaupun sementara dikeringkan, tapi datang lagi," kata dia.

Baca juga: Banjir Rob Terjang 3 Desa di TTS, Warga Mengungsi

Basuki yakin bahwa Kota Semarang tidak akan terkena banjir rob lagi. Polder Sringin yang dibangun di belakang kampus Unisula Semarang melengkapi sistem polder di kota itu.

"Sekarang melalui kegiatan ini kita tutup semua, kita bikin sistem-sistem polder. Semarang dibangun lima sistem polder. Tahun lalu baru sampai Banger, pelabuhan Semarang tengah tertangani," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X