Kompas.com - 14/06/2017, 07:08 WIB
Barang bukti berupa detonator yang akan di kirim ke Pontianak yang dikemas dalam paket kiriman saat diamankan petugas bandara di Makassar, Sulawesi Selatan HandoutBarang bukti berupa detonator yang akan di kirim ke Pontianak yang dikemas dalam paket kiriman saat diamankan petugas bandara di Makassar, Sulawesi Selatan
|
EditorErlangga Djumena

MAKASSAR, KOMPAS.com - Transaksi 500 detonator ternyata dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Utara. Hal ini terungkap, setelah polisi menangkap pengirim 500 butir detonator dari Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Kalimantan Barat (Kalbar), MAF (25) warga BTN Minasaupa, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Tersangka ditangkap di D&K Goest House Kamar 311 Jl Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (13/6/2017).

"Dari pengakuan tersangka, ia membeli dari H Andi yang sementara menjalani hukuman di Lapas Bollangi dengan kasus perdagangan detonator. Tersangka membeli 500 butir detonator tersebut seharga Rp 20 juta. Kemudian tersangka menjual ke H. M Raji di di Ketapang, Kalbar senilai Rp 27.500.000," ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, Selasa (13/6/2017) malam.

Dari pengakuan tersangka, sambung Dicky,  Andi mengkoordinasikan penjualan detonator dari dalam Lapas Bollangi.

Sebelumnya, tersangka berhasil mengantar langsung detonator yang dibelinya dari Andi kepada pembelinya di Ketapang, Kalbar pada 3 bulan lalu.

Tersangka mengantar detonator melalui kapal yang berangkat dari Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru, Sulsel menuju Ketapang, Kalbar.

"Tersangka MAF, merupakan anak pertama dari 4 bersaudara anak almarhum Hj Ramlah yang tewas dalam bom yang dibuatnya di Perumahan Pattene Permai, blok C 11 nomor 5, pada 3 Agustus 2015 lalu. Pada penjualan detonator terakhir sebelum tertangkap, tersangka mendapat keuntungan sebesar Rp 7,5 juta," sebut Dicky.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya diberitakan,  Polda Sulsel menangkap pengirim 500 butir detonator dari Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Kalimantan Barat ( Kalbar) yang digagalkan di terminal kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Pada paket detonator, tertera data pengirim atas nama H Jamaluddin warga Daeng Karamang, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, dengan nomor telepon seluler 081244012926.

Paket tersebut ditujukan kepada Hj Raji beralamat di Jl MT Haryona, Gang Cendrawasih, no 20 B, RT 01, RW 01, Katapang, Kalimantan Barat ( Kalbar), dengan nomor telepon seluler 081256916555.

Baca juga: Polisi Tangkap Pengirim 500 Detonator dari Makassar ke Kalbar

Kompas TV 500 Alat Pemicu Bom Ditemukan di Bandara Sultan Hasanuddin



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X