Kompas.com - 02/06/2017, 20:00 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

KLATEN, KOMPAS.com - Seorang siswi SMP di Klaten nekat gantung diri usai dimarahi sang ibu. Korban diduga sakit hati dimarahi karena nilai ujiannya jelek. BDH (15), warga Dukuh Tegalsono, Kebondalem, Klaten ditemukan meninggal dunia di dapur runah pada hari Jumat (2/6/2017).

Korban ditemukan tergantung dengan menggunakan dua kain kerudung yang diikatkan ke kayu di atas dapur.

"Dari informasi yanh diperoleh, korban sakit hati karena meski lulus dianggap nilainya jelek. Dan nekat gantung diri," kata AKP Frans Minarso, Kapolsek Maniarenggo, Klaten, Jumat (2/6/2017).

Kejadian berawal saat ibunda korban, Nurhayati, pulang dari mengambil surat kelulusan di SMPN 2 Manisrenggo Klaten. Setibanya dirumah, Nurhayati memarahi korban karena nilai kelulusan korban tidak memuaskan.

Baca juga: Sakit Prostat Tak Kunjung Sembuh, Petani Ngawi Ini Tewas Gantung Diri

Setelah itu, ibu korban pergi untuk shalat, sementara korban bersama kakak kandungnya, Aisyah.

Setelah itu, korban beranjak ke kamar mandi. Sang kakak curiga adiknya tak kunjung kembali. Aisyah pun pergi ke dapur mencari sang adik. Di sana korban ditemukan sudah meninggal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Frans menyebutkan, dari lokasi kejadian dan hasil pemeriksaan dokter, ditemukan luka jeratan di leher korban. Satu kain kerudung warna hijau dan satu warna merah muda yang digunakan korban untik gantung diri.

"Pihak keluarga segera memakamkan korban pada jam 5 sore tadi," kata dia.

Baca juga: Kenali Gejala Depresi, Pemicu Utama Bunuh Diri

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X