Tersangka Teror Bom Kampung Melayu Bertambah 

Kompas.com - 02/06/2017, 12:16 WIB
Babinsa Koramil Karangpawitan Serda Iwan Ridwan menunjukan rumah warga yang diamankan Densus 88 di kampung Paledang Kelurahan Suci Kaler, Garut, Jumat (26/5/2017). KOMPAS.com/Ari Maulana KarangBabinsa Koramil Karangpawitan Serda Iwan Ridwan menunjukan rumah warga yang diamankan Densus 88 di kampung Paledang Kelurahan Suci Kaler, Garut, Jumat (26/5/2017).
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi akhirnya menetapkan HR, adik ipar dari AS, pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu Jakarta Timur menjadi tersangka.  

"Setelah tiga kali bolak-balik diperiksa, HR sudah kita tetapkan sebagai tersangka," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui di Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (2/6/2017).

(Baca juga:  Densus Periksa Adik Ipar Pelaku Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu)

 

Yusri menjelaskan, melalui barang bukti berupa percakapan di dalam ponsel, HR menghubungi dua pelaku bom bunuh diri yakni AS dan INS. "Perannya sedang didalami pada pemeriksaan keempaat. Diduga, HR ini ikut membantu AS dan INS," tuturnya.

Dengan ditetapkannya HR sebagai tersangka, maka jumlah tersangka teror bom Kampung Melayu menjadi empat orang. Sebelumnya, polisi menetapkan tiga orang tersangka yakni JIS, AK, dan WS yang ditangkap di tempat berbeda. 

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror kembali membawa HR, adik ipar terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu berinisial AS dari rumahnya di Kampung Paledang, Kelurahan Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan, Garut. 

Yusri mengatakan, HR adalah suami dari IS yang merupakan adik kandung AS. Keduanya sempat diperiksa Densus 88 pada Jumat (26/5/2017) lalu.

(Baca juga: Adik Ahmad Sukri dan Suaminya Kembali Dibawa Densus 88)

 

Yusri menjelaskan, selama beberapa bulan sebelum akhirnya tewas meledakkan diri, AS bersama istrinya tinggal di rumah HR dan IS.  

"Tadi malam kita kembali mengamankan HR untuk diperiksa lagi oleh Densus 88," ujar Yusri saat ditemui di Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (31/5/2017).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Kepala Bappeda Jatim Meninggal, 21 Anak Buahnya Positif Covid-19

Sebelum Kepala Bappeda Jatim Meninggal, 21 Anak Buahnya Positif Covid-19

Regional
Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya 'Serbu' Landasan Pacu Bandara

Kawanan Belalang Tak Terhitung Jumlahnya "Serbu" Landasan Pacu Bandara

Regional
663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

663 Pedagang dan Pembeli di Pasar Keputran Surabaya Rapid Test Massal, 37 Orang Reaktif

Regional
Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Gubernur Kalbar Akan Berhentikan 2 Kepala SMK di Pontianak yang Pungut Biaya Seragam

Regional
Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Satpol PP Banyumas Mandikan Manusia Silver yang Kepergok Minta Sumbangan di Pinggir Jalan

Regional
Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Tak Kenakan Masker, Pria Ini Dihukum Sapu Alun-alun pada Hari Ultahnya

Regional
Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Pasien Ini Baru Sembuh Setelah Dirawat 75 Hari dan 19 Kali Tes Swab

Regional
Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres

Regional
150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

150 Ibu Hamil di Surabaya Tes Swab, Saat Melahirkan Akan Dites Ulang

Regional
Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Diduga Perkosa Bocah 9 Tahun di Hutan, Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam

Regional
Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Sebelum Positif Covid-19, Wagub Kaltim Temani Istri Operasi hingga Rapat Paripurna Bersama DPRD

Regional
6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

6 Kali Banjir dalam 2 Bulan di Luwu, Wagub Sulsel Minta Sungai Dinormalisasi

Regional
Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Pipa Gas Meledak di Palembang, Menyemburkan Api Setinggi 2 Meter

Regional
Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Warga Perbatasan RI-Malaysia Sulit Dapat BBM, Orang Sakit Terpaksa Ditandu 20 Km

Regional
Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X