Ormas Tolak Cagub Jabar Perempuan, PKS Sebut Tak Bedakan Gender

Kompas.com - 31/05/2017, 06:03 WIB
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat, Netty Prasetiyani tengah memberikan pemaparan potensi kerajinan di Jabar. KOMPAS.com/Reni SusantiKetua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat, Netty Prasetiyani tengah memberikan pemaparan potensi kerajinan di Jabar.
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi santai sikap sejumlah ormas yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Jawa Barat yang menolak kandidat cagub perempuan dalam Pilkada Jabar 2018.

PKS diketahui berencana mengusung Netty Prasetiyani Heryawan sebagai kandidat Cagub Jabar berdasarkan hasil Pemira DPW PKS.

(Baca juga: Istri Aher: Insya Allah Saya Siap Maju di Pilkada Jabar)

"Kami menghormati sikap teman-teman dari AMPJ tersebut yang menolak Cagub Jabar perempuan. Kami mah santai karena itu hak mereka," kata Ketua DPP Bidang Pemuda DPP PKS Mardani Ali Sera, seusai menghadiri Diskusi Publik "Penguatan Islam Politik Pasca 212" di Bandung, Selasa (31/5/2017).

Ia menuturkan, munculnya nama Netty Heryawan sebagai salah seorang kandidat cagub Jabar 2018 berdasarkan hasil Pemira DPW PKS merupakan realita. Ia menghargai hasil tersebut.

"PKS sangat menghargai proses dan munculnya dua nama yakni Pak Ahmad Syaikhu dan Ibu Netty Prasetiyani Heryawan tersebut itu tidak secara tiba-tiba tapi berdasarkan proses, yakni hasil Pemira. Kalau saat itu ada nama perempuan Netty Heryawan yang muncul, itu merupakan realita kader PKS," tuturnya.

(Baca juga: Ingin Jadi Gubernur Jabar, Istri Aher Janji Tak Ada Black Campaign)

Terlebih, lanjut Mardani, saat ini bisa dikatakan eranya "the age of women" dan PKS tidak pernah membedakan kader laki-laki dan perempuan dalam berkarya.

"Jadi mau dia laki-laki atau perempuan, asalnya dia punya kualitas dan integritas, maka wajar kalau demikian. Tetapi yang memutuskan kan tetap Badan Pekerja Majelis Syuro," imbuh dia.

Selain itu, munculnya nama istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai kandidat Cagub Jabar 2018 mematahkan opini PKS bahwa partai ini tidak peka terhadap gender. "Contoh lain, pengganti Fahri Hamzah adalah Ibu Ledia Hanifah. Kalau ini sukses maka akan jadi sejarah bahwa ada Wakil Ketua DPR RI perempuan dari PKS," ucapnya.

Sebelumnya, sejumlah ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Jawa Barat (AMPJ) menolak kandidat Calon Gubernur Jabar 2018 perempuan yang diusung oleh partai politik karena hal tersebut bertentangan dengan ajaran Islam.

"Atas dasar pandangan para ulama serta berbagai kajian secara mendalam di antara ormas-ormas Islam maka kami tidak sepakat dan secara tegas menolak kepemimpinan perempuan dalam prosesi Pilgub Jabar 2018," kata Ketua Presidium AMPJ HM Roinul Balad.

Penolakan terhadap kandidat Cagub Jabar 2018 tersebut, kata Roinul, ditujukan kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berdasarkan hasil Pemira DPW PKS Jawa Barat yang memunculkan nama Netty Prasetiyani Heryawan sebagai kandidat calon kepala daerah di Provinsi Jawa Barat.

"Untuk itu, kami mohon kepada pimpinan PKS baik di Jabar atau pusat untuk mempertimbangkan kembali pengusungan kepemimpinan perempuan di Pilgub Jabar," kata dia.

Kompas TV Partrai politik siap mengambil ancang-ancang mencari sosok yang bisa mendulang suara menggantikan Ahmad Heryawan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.