Warga Singapura Dituntut 13 Tahun Penjara karena Miliki Kokain

Kompas.com - 09/05/2017, 20:11 WIB
Ilustrasi Narkoba TOTO SIHONOIlustrasi Narkoba
|
EditorFarid Assifa

DENPASAR, KOMPAS.com - Muhammad Faliq Bin Nordin (33), warga Negara Singapura dituntut dengan pidana penjara 13 tahun oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Denpasar pada Selasa (9/5/2017).

Faliq sendiri harus menjalani proses hukum atas kepemilikan narkotika jenis kokain seberat 102 gram. Selain pidana badan, JPU juga menuntut pidana denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

"Menuntut supaya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Muhammad Faliq Bin Nordin dengan pidana penjara selama 13 tahun," kata jaksa I Dewa Gede Ngurah Sastradi dalam tuntutannya.

Baca juga: Ini Beberapa Bandar Besar Narkoba yang Kabur dari Rutan Pekanbaru

Menurutnya, Faliq telah melakukan tindak pidana, tanpa hak atau melawan hukum menguasai narkotika golongan I bukan tanaman sebera lebih dari lima gram. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas tuntutan JPU, terdakwa melalui penasihat hukumnya Andre Rahmat akan mengajukan pembelaan yang nantinya akan dibacakan pekan depan.

"Saya mohon waktu seminggu majelis hakim untuk menanggapi tuntutan jaksa penuntut," ujar Andre Rahmat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fariq tersandung perkara narkotika berawal ketika dirinya mengambil dua paket kiriman dari Belanda, Sabtu (10/11/2016) di Kantor Pos Besar, Renon, Denpasar.

Baca juga:

Penerima paket tersebut sebenarnya tertulis, Mr Kobu Raum Dekodex, yang beralamat di Gedung 6 Point Building 3 rd Floor, Jalan Danau Buyan 74 Sanur, Denpasar.

Saat mengambil kokain, Faliq mengantongi surat kuasa dari Mr Kobu Raum Dekodex. Terdakwa mendatangi Kantor Pos Besar, Renon.

Baca juga: Dijemput Motor, Tahanan Narkoba Kabur Usai Sidang

Setelah mengambil paket, petugas dari Dit Res Narkoba Polda Bali kemudian menangkap Faliq. Faliq tidak tahu bahwa petugas yang menyerahkan paket kepadanya adalah polisi narkoba dari Polda Bali yang menyamar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X