Kompas.com - 07/05/2017, 11:13 WIB
|
EditorBayu Galih

UNGARAN, KOMPAS.com - Empat kendaraan terlibat kecelakaan di lampu merah dekat DPRD Kabupaten Semarang, Jalan Diponegoro, Ungaran, Jawa Tengah, Sabtu (6/5/2017) malam.

Namun, proses evakuasi tumpahan material berupa asbes dari salah satu kendaraan tersebut membutuhkan waktu lebih dari empat jam. Ini mengakibatkan arus lalu lintas jalur utama Semarang-Solo di Ungaran tersendat hingga Minggu (7/5/2017) dini hari.

"Untuk pengepakan asbes yang tumpah di jalan mulai pukul 21.00 WIB selesai pukul 01.00 WIB," kata Kepala Unit Kecelakaan, Satlantas Polres Semarang, Ipda Mahfudi, Minggu pagi.

Adapun kronologi berdasarkan catatan petugas Satlantas Polres Semarang, kecelakaan yang terjadi di pertigaan DPRD tersebut bermula saat truk trailer dengan nomor polisi H 1864 EV mengalami rem blong.

Truk yang membawa muatan asbes itu melaju dari arah Bawen ke Semarang. Di tempat kejadian, truk menabrak mobil Daihatsu Agya yang tengah berhenti karena lampu merah.

Mobil Agya yang dikemudikan Gusnadi (23), kemudian menabrak mobil pikap yang dikemudikan Mustangin (29). Mobil pikap itu berada di depan mobil yang dikemudikan Gusnadi.

Setelah menabrak Agya, truk yang dikemudikan oleh Mulyadi (63) tersebut banting kemudi ke kiri dan kemudian menabrak Toyota Avanza yang dikemudikan Damiri (66), yang juga tengah berhenti di lampu merah.

"Semua kendaraan yang ditabrak truk di traffic light DPRD sedang berhenti karena lampu merah. Kemudian muatan asbes tumpah di lajur lambat arah ke Semarang," ujar Mahfudi.

Kendati sebagian badan kendaraan mengalami ringsek parah, namun tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.

Kecelakaan hanya berdampak pada kondisi lalu lintas, akibat pengepakan asbes yang tumpah di jalan.

"Secara umum lancar, cuma yang mau menuju ke Ungaran yang seharusnya dua lajur kami buat satu lajur karena yang lajur lambat ada timpahan asbes," ucapnya.

(Baca juga: Kemenhub dan Kepolisian Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut di Jalur Puncak)

Sebuah video amatir merekam kecelakaan tersebut dan diunggah di media sosial. Video tersebut merekam bagaimana truk trailer dengan kecepatan tinggi membunyikan klakson berulang-ulang agar kendaran di depannya menepi.

Sang sopir sadar kendarannya mengalami rem blong. Namun, tabrakan tak bisa dihindari. Videonya dapat dilihat di tautan ini: Kecelakaan di Ungaran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.