Ratusan PSK di Solo Ikuti Pelatihan Kerajinan Tangan

Kompas.com - 25/04/2017, 13:18 WIB
PSK mengikuti pelatihan kerajinan tangan di Solo, Selasa (25/4/2017). Kontributor Surakarta, M WismabrataPSK mengikuti pelatihan kerajinan tangan di Solo, Selasa (25/4/2017).
|
EditorFarid Assifa

SOLO, KOMPAS.com - Ratusan pekerja seks komersial di Kota Solo mengikuti pelatihan keterampilan merangkai bunga plastik, kantong receh dan juga pengolahan sampah.

Pelatihan tersebut dipusatkan di Aula Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama, Kota Solo, Rabu (25/4/2017) dan diikuti ratusan peserta, baik PSK yang masih aktif maupun "pensiun".

Baca juga: Ada Sekolah Khusus untuk PSK di Kendal

Salah satu peserta berinisial R (35), warga Sukoharjo, senang dengan pelatihan kerajinan tangan dan berharap bisa memberikan dirinya pilihan mencari nafkah sehingga segera meninggalkan dunia prostitusi.

"Senang, Mas. Nanti kalau susah mahir, saya bisa bikin dan jualan, karena sudah ada penyalurnya," kata R.

Kepala Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama, Endang Dwi Adiyani, menjelaskan, prorgam pelatihan kerajinan tersebut diperuntukkan bagi 135 warga binaan panti. Tujuannya memberikan keterampilan bagi peserta agar bisa mandiri setelah keluar dari panti.

"Saat ini kita kerja sama dengan komunitas Solo Craft. Ada lima pelatihan, pembuatan bros, manik-manik, kantong handphone, kantong uang receh dan bunga plastik. Semoga setelah selesai mengikuti pendampingan di panti, harkat dan martabat hidup mereka terangkat," kata Endang.

Baca juga: Tawarkan PSK lewat Media Sosial, Mucikari Prostitusi "Online" Ditangkap

Endang menambahkan, di panti tersebut dihuni para PSK yang terkena razia petugas. Selama enam bulan mereka akan mendapat pendampingan dan juga pelatihan seperti menjahit, tata rias, tata manten, membuat telur asin, payet dan aksesoris.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X