Ridwan Kamil Larang Istrinya Maju di Pilkada Kota Bandung

Kompas.com - 19/04/2017, 19:43 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan kamil saat ditemui di Bandung Command Center, Kamis (6/4/2017) sore. KOMPAS. com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan kamil saat ditemui di Bandung Command Center, Kamis (6/4/2017) sore.
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tidak akan mengizinkan istrinya, Atalia Praratya untuk maju meneruskan kursi kepemimpinannya dalam pertarungan Pilkada Kota Bandung 2018.

"Tidak saya izinkan. Kami sudah setia berdua yang namanya istri akan ikut di belakang suami mendampingi ke manapun saya pergi," kata Ridwan Kamil di Bandung, Rabu (19/4/2017).

Baca juga: Pengamat: "Emil Effect" Bikin Ridwan Kamil Sombong

Emil, sapaan akrabnya, menuturkan, terlepas dari jabatannya sebagai wali kota Bandung, dirinya selalu dihinggapi permasalahan-permasahaan kota yang mesti diselesaikan. Sehingga, ia memerlukan seseorang yang selalu setia mendengar segala keluh-kesahnya.

"Terus saya harus curhat ke mana kalau saya stres? Karena hidup tidak semata hanya untuk mengejar kepuasan pribadi. Buat apa menikah kalau berpisah-pisah mah," kata dia.

Nama Atalia sendiri masuk ke tiga besar kandidat calon Wali Kota Bandung periode 2018 berdasarkan hasil survei yang dilakukan lembaga survei Indonesia Strategic Institute (Instrat).

Selain istri Ridwan Kamil itu, nama lainnya yang masuk ke bursa calon wali kota, yakni Oded M Danial yang merupakan wakil wali kota saat ini, serta presenter kawakan Muhammad Farhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Emil menuturkan, banyak warga Kota Bandung yang memiliki potensi untuk memimpin Bandung. Bahkan hal itu dirasakannya sendiri saat Pilwalkot 2013 lalu, berangkat dari seorang arsitek yang belum terlalu dikenal publik, lalu kini berubah menjadi orang nomor satu.

Baca juga: 80 Persen Warga Bandung Masih Ingin Ridwan Kamil Jadi Wali Kota

Ia berharap, ke depan akan ada sosok lainnya yang mampu meneruskan segala program yang telah dibuatnya.

"Orang Bandung itu parinter (pintar) mencari pemimpin-pemimpin. Saya datang dari mana, dari yang tidak diketahui kan? Makanya dari tahun 2013 pemimpin itu dari birokrasi dan rengrengan (jajaran) incumbent, kan enggak tiba-tiba saya diseret dari lingkungan dosen. Ini masalah takdir belum menemukan," kata dia.

Kompas TV Beli Jaket di Bandung, Presiden Jokowi Dapat Diskon 20%
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.