Kompas.com - 31/03/2017, 07:21 WIB
EditorFarid Assifa

JEMBER, KOMPAS.com - Belasan rumah warga di Dusun Krajan, Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur tergenang banjir yang disertai lumpur, Kamis (30/3/2017) malam.

"Genangan air yang disertai lumpur di Desa Sukorejo merupakan banjir kiriman dari lereng Pegunungan Argopuro. Banjir kiriman ini meluap ke rumah warga," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo di Jember, Jumat (31/3/2017).

Baca juga: Deteksi Dini Bencana, BPBD Bima Pasang CCTV di Titik Rawan Banjir

Menurutnya, hujan deras di Pegunungan Argopuro menyebabkan banjir bercampur lumpur dan menggenangi rumah warga dengan ketinggian sekitar 30-40 sentimeter, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana banjir tersebut.

"Upaya penanganan yang kami lakukan, di antaranya Tim Ranggong BPBD Jember meninjau lokasi dan melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terendam banjir serta memberikan bantuan kepada warga yang memerlukan," tuturnya.

Berdasarkan data sementara, lanjut dia, banjir yang disertai lumpur dari lereng Pegunungan Argopuro itu merendam 19 rumah dan dua rumah di antaranya dapurnya tergerus air akibat banjir tersebut.

"Kami imbau warga tetap waspada terhadap banjir kiriman susulan dari lereng Pegunungan Argopuro, karena banjir tersebut bercampur lumpur. Kami berharap masyarakat tetap tenang," katanya.

Pada kesempatan itu, Heru membantah adanya kabar tentang banjir bandang di Desa Sukorejo. Sebab banjir yang terjadi tersebut merupakan banjir genangan yang disertai lumpur, bukan banjir bandang seperti yang terjadi di Kecamatan Panti beberapa tahun lalu.

"Hari ini akan dilakukan kerja bakti untuk membersihkan rumah warga dari banjir genangan yang disertai lumpur tersebut," ucapnya.

Berdasarkan data BPBD Jember, ada beberapa retakan tanah labil yang berada di lereng gunung berpotensi terjadi tanah longsor, terutama kawasan yang berada di sabuk Pegunungan Argopuro dan Gunung Raung, seperti Kecamatan Arjasa, Jelbuk, Sumberjambe, Silo, Mayang, Sukorambi, Panti, dan Sumberbaru.

Baca juga: Jembatan Tua Ambruk, 1 Pelajar Tewas, 1 Hanyut Terbawa Banjir

Kawasan yang berpotensi terjaditanah longsor tersebut menjadi prioritas untuk terus dipantau oleh tim BPBD Jember.

Menurutnya, kawasan hilir juga perlu diwaspadai terjadinya banjir genangan seperti wilayah selatan di Kecamatan Kencong hingga Tempurejo.

"Wilayah ini dilalui tiga daerah aliran sungai (DAS) besar yang terus dipantau, yakni DAS Tanggul, Bedadung, dan Mayang," urainya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.