Asisten Pribadi Menteri Susi yang Jadi Buah Bibir...

Kompas.com - 23/03/2017, 07:00 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti bersama asisten pribadinya, Fika Fawzi (belakang), di sela kunjungan ke Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21-22 Maret 2017. KOMPAS.com/Suparman SultanMenteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti bersama asisten pribadinya, Fika Fawzi (belakang), di sela kunjungan ke Kolaka, Sulawesi Tenggara, 21-22 Maret 2017.
|
EditorCaroline Damanik

KOLAKA,KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti meraup perhatian warga selama dua hari berada di Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara, sejak Senin (20/3/2017). Hampir di tiap sudut kota, warga selalu berbincang tentang Susi.

Namun, rupanya mereka tidak hanya memperbincangkan aksi Susi sebagai menteri, tutur bahasanya yang sederhana hingga polahnya yang nyeleneh. Satu sosok berparas cantik yang kerap mendampingi Susi sepanjang hari juga menjadi bahasan.

Namanya Fika Fawzia. Dia adalah asisten pribadi Susi Pudjiastuti.

Samsia, salah satu ibu rumah tangga, mengaku sempat bertanya-tanya tentang sosok rupawan yang sering bersama Susi.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti bermain kano di lokasi objek wisata Pulau Padamarang di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.KOMPAS.com/Suparman Sultan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti bermain kano di lokasi objek wisata Pulau Padamarang di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
"Cantik dan enak dipandang. Cuma kan kita takut foto bersama. Kelihatannya orangnya baik karena juga murah senyum," kata Samsia yang mengaku akhirnya bisa foto bersama dengan Susi, Rabu (22/3/2017).

Menurut Samsia, dia mengikuti berita dan melihat Fika selalu hadir di sebelah Susi, termasuk saat Susi bermain kano, naik mobil pikap keliling kota hingga makan bakso di salah satu warung di Kolaka.

(Baca juga: Santainya Menteri Susi Bermain Kano di Kolaka hingga "Nyebur" ke Laut)

Selain Samsia, cerita serupa juga dituturkan oleh Ulli, salah satu panitia Pertemuan Nasional Teluk Bone, yang menjadi dasar kunjungan Susi ke Kolaka.

"Sejak turun dari pesawat hingga kembali meninggalkan Kolaka memang ibu yang tinggi itu tidak pernah jauh dari ibu Menteri. Saya kan bertugas menjemput rombongan jadi setiap saat selama dua hari itu Ibu Fika memang terus berada di dekat bu Menteri," kata Ulli.

Di sela kunjungannya pun Susi sempat berkomentar soal pengawasan yang ketat dari Fika.

"Waktu naik mobil keliling Kolaka, saya juga mau naik motor tapi asisten pribadi saya, si Fika melarang. Yah kalau dia yang sudah melarang saya tidak bisa menolak," celetuk Susi di depan ratusan orang.

Meski demikian, Susi tetap diperbolehkan oleh Fika naik di bak mobil pikap double cabin milik Polres Kolaka sambil menyeruput kopi dan menikmati udara segar Kolaka kan....

(Baca selengkapnya: Menteri Susi Keliling Kolaka di Bak Mobil Pikap, Warga Histeris)

 

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti bermain kano di lokasi objek wisata Pulau Padamarang di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (21/3/2017).KOMPAS.com/Suparman Sultan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti bermain kano di lokasi objek wisata Pulau Padamarang di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (21/3/2017).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Utang Bisnis Ternak Ayam Jadi Motif Pembunuhan Yulia, Perempuan Dalam Mobil Terbakar

Utang Bisnis Ternak Ayam Jadi Motif Pembunuhan Yulia, Perempuan Dalam Mobil Terbakar

Regional
Tak Berani Kumpulkan Massa karena Pandemi, Cabup Malang Fokus Silaturahim ke Tokoh Masyarakat

Tak Berani Kumpulkan Massa karena Pandemi, Cabup Malang Fokus Silaturahim ke Tokoh Masyarakat

Regional
Video 2 Perempuan Berkelahi hingga Berdarah di Aceh, Ini Penjelasannya

Video 2 Perempuan Berkelahi hingga Berdarah di Aceh, Ini Penjelasannya

Regional
Polisi Tangkap 16 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem di Makassar

Polisi Tangkap 16 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem di Makassar

Regional
Satu Keluarga Korban Kebakaran di Legok Tangerang Dimakamkan Satu Liang Lahat di Gunungkidul

Satu Keluarga Korban Kebakaran di Legok Tangerang Dimakamkan Satu Liang Lahat di Gunungkidul

Regional
'Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan, Ini Amanah dari Masyarakat...'

"Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan, Ini Amanah dari Masyarakat..."

Regional
Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Warga Sumedang Diminta Tak Keluar Daerah Saat Libur Panjang Akhir Oktober

Regional
Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Kisah Nenek Sumirah Makan dan Tidur di Rumah Penuh Sampah Bersama 2 Anak Gangguan Jiwa

Regional
Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Ambulans Pengantar Pasien Covid-19 Tabrakan dengan Truk Fuso, Sopir dan Bidan Luka Parah

Regional
Teater Tak Mati di Tengah Pandemi

Teater Tak Mati di Tengah Pandemi

Regional
Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Ini Satu-satunya Kelurahan yang Belum Terpapar Covid-19 di Kota Padang

Regional
Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Setahun Menabung di Galon Kosong, Romdoni Bayar Pajak Mobil Senilai Rp 1,2 Juta Pakai Koin

Regional
Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Pembunuh Wanita Hamil 7 Bulan di Bandung Ternyata Suami Siri, Pelaku Juga Bawa Kabur Harta Korban

Regional
Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Pengacara Memohon agar Hakim Bebaskan Bupati Bengkalis Amril Mukminin

Regional
Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Bayar Pajak Mobil Pakai Koin, Pedagang Mainan: Para Pejabat, Tolong Jangan Disalahgunakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X