Pelaku Sodomi di Medan Mengaku Korbannya Mencapai 42 Anak

Kompas.com - 21/03/2017, 09:47 WIB
Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtama bersama Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba saat memberi keterangan pers kasus 42 anak di sodomi, Selasa (21/3/2017) KOMPAS.com/Mei LeandhaKapolres Tapsel AKBP Rony Samtama bersama Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba saat memberi keterangan pers kasus 42 anak di sodomi, Selasa (21/3/2017)
|
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Jumlah anak yang menjadi korban Samsul Anwar (36)  mencapai 42 orang. Warga Desa Janji Manahon, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara itu, mengaku menyodomi korbannya pertama kali pada 2004 lalu di Kawasan Jakarta Timur.

"Berdasarkan pengakuan pelaku dan hasil pemeriksaan kita, total korbannya 42 anak. Pelaku akan kita kenakan Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar," kata Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtama melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba ketika dikonfirmasi, Selasa (21/3/2017).

Di Jakarta, korban pria lajang ini mencapai lima anak, Namun dia sudah lupa identitas mereka.

Kemudian tahun 2006, pelaku pergi ke Semarang hingga 2011. Selama di Semarang, dia mengaku tak ada beraksi. Setelah itu, dia menuju Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Pertengahan 2011 sampai 2013, dia menyodomi tujuh anak. Setelah tak lagi bekerja, pelaku memutuskan pulang ke kampungnya di Desa Janji Manaon pada 2013.

Di desanya itu dia kembali melakukan perbuatannya. Sebanyak 30 anak menjadi korban.

Sehingga total mencapai 42 anak yang menjadi korban pelaku.

Sebelumnya diberitakan, Samsul Anwar (36), terduga pelaku sodomi 30 anak di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, ditangkap di Kota Medan, Sabtu (18/3/2017).

 

Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana yang dihubungi via telepon membenarkan penangkapan warga Batang Angkola, Kabupaten Tapse, itu di Medan.

Menurut dia, saat ini pelaku sudah diamankan di Polresta Tapsel. Soal total jumlah korban dan motif pelaku melakukan perbuatannya, Rony menuturkan, ada 30 anak.

Baca: Pelaku Sodomi 30 Anak Ditangkap di Medan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X