Pencoblos Ganda di Pilkada Aceh Divonis 3 Tahun Penjara

Kompas.com - 13/03/2017, 18:37 WIB
Darwis (28) warga Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat terdakwa pencoblos ganda dalam sidang agenda pembacaan putusan terbuka untuk umum divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh 3 tahun penjara, Senin (13/03/17). KOMPAS.com/RAJA UMARDarwis (28) warga Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat terdakwa pencoblos ganda dalam sidang agenda pembacaan putusan terbuka untuk umum divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh 3 tahun penjara, Senin (13/03/17).
|
EditorReni Susanti

MEULABOH, KOMPAS.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Meulaboh menjatuhkan vonis 36 bulan penjara pada Darwis (28), terdakwa pencoblos ganda pada Pilkada Aceh 2017 pada 15 Februari lalu.

"Terdakwa terbukti melakukan perbuatan melawan hukum, karena melakukan pemilihan dua kali pada hari pencoblosan Pemilukada Aceh 15 Februari 2017 lalu," ujar Hakim Ketua, Muhammad Tahir saat membaca putusannya, Senin (13/3/2017). 

Majelis hakim mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang dihadirkan di persidangan, terdakwa terbukti dua kali mencoblos di TPS berbeda, yakni TPS di Kecamatan Panton Reu dan Pante Ceureumen.

"Eksepsi dari pembelaan terdakwa tidak dapat dikabulkan. Namun, yang meringankan terdakwa dalam perkara ini, Darwis mengakui perbuatannya dengan jujur, belum pernah dihukum serta memiliki tanggungan anak istri," tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Said Atah, menilai bahwa putusan hakim tidak adil.

"Majelis hakim memutuskan perkara ini tidak berkeadilan, tidak ada pertimbangan kemanusiaan. Padahal terdakwa yang berasal dari pelosok Aceh Barat ini tidak mengetahui aturan pilkada, kemudian tidak berpendidikan hanya sekolah hingga kelas 3 SD. Seharusnya majelis hakim bisa mempertimbangkan itu," katanya.

Said menilai, kliennya melakukan pencoblosan ganda karena tidak memperoleh sosialisasi pilkada. Akibatnya, terdakwa tidak terlalu paham tentang petunjuk teknis dan pelaksanaan dalam proses menyalurkan hak pilih.

"Kami akan banding, tapi akan kami lakukan kajian hukum terlebih dahulu," kata dia.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 9 Ruangan yang Disegel KPK Usai Menangkap Bupati Kutai Timur

Ada 9 Ruangan yang Disegel KPK Usai Menangkap Bupati Kutai Timur

Regional
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Jember Ditetapkan sebagai Tersangka

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Jember Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Kerawanan Pilkada 2020 di Solo Masuk Kategori Sedang

Kerawanan Pilkada 2020 di Solo Masuk Kategori Sedang

Regional
42 ASN Pemprov Jateng Terjangkit Covid-19, Ini Kata Ganjar

42 ASN Pemprov Jateng Terjangkit Covid-19, Ini Kata Ganjar

Regional
Kasus Covid-19 Tinggi, Pemprov Jatim Terima Bantuan 100.000 Tablet Avigan

Kasus Covid-19 Tinggi, Pemprov Jatim Terima Bantuan 100.000 Tablet Avigan

Regional
Rhoma Irama Menyanyi Saat Pandemi Corona, 500 Orang Wajib Tes Covid-19

Rhoma Irama Menyanyi Saat Pandemi Corona, 500 Orang Wajib Tes Covid-19

Regional
Almarhum Hilmi Aminuddin Positif Corona, Sempat Menolak Berobat, Istri dan Anak Juga Terinfeksi Covid-19

Almarhum Hilmi Aminuddin Positif Corona, Sempat Menolak Berobat, Istri dan Anak Juga Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Baru Melahirkan Positif Corona, Kamar Operasi RSUD Sinjai Ditutup Sementara

Ibu Baru Melahirkan Positif Corona, Kamar Operasi RSUD Sinjai Ditutup Sementara

Regional
Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi 'Touchless' di Ruang Publik

Ridwan Kamil Tantang Insinyur Kembangkan Teknologi "Touchless" di Ruang Publik

Regional
Gubernur Riau Melayat Prajurit TNI yang Gugur di Kongo, Sebut Rama Wahyudi Sebagai Pahlawan

Gubernur Riau Melayat Prajurit TNI yang Gugur di Kongo, Sebut Rama Wahyudi Sebagai Pahlawan

Regional
Alasan Tito Karnavian Sambangi Sumut, Ada 'Rapor Merah' soal Anggaran Pilkada

Alasan Tito Karnavian Sambangi Sumut, Ada "Rapor Merah" soal Anggaran Pilkada

Regional
86 Dokter dan 146 Perawat di Jatim Positif Covid-19, Angka Kematian Tinggi

86 Dokter dan 146 Perawat di Jatim Positif Covid-19, Angka Kematian Tinggi

Regional
Beli Gorengan Bersama Ibu, Bocah 3 Tahun Hanyut di Sungai

Beli Gorengan Bersama Ibu, Bocah 3 Tahun Hanyut di Sungai

Regional
Soal Klaster Unilever, Ridwan Kamil Wajibkan Industri Besar Lain Gelar Tes PCR Mandiri

Soal Klaster Unilever, Ridwan Kamil Wajibkan Industri Besar Lain Gelar Tes PCR Mandiri

Regional
Cerita Eddy Rahmayadi, Kaget Ditelepon Tito Karnavian Malam-malam soal Pilkada

Cerita Eddy Rahmayadi, Kaget Ditelepon Tito Karnavian Malam-malam soal Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X