Nenek 80 Tahun Tewas Mengenaskan, Diduga Dimangsa Harimau

Kompas.com - 02/03/2017, 07:30 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorCaroline Damanik

PULAU PUNJUNG, KOMPAS.com - Seorang warga Koto Lamo, Nagari (Desa Adat) Lubuak Karak, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Rohana (80), tewas diduga dimangsa harimau.

Wali Nagari Lubuak Karak, Kecamatan IX Koto, Marti Ajis, di Pulau Punjung, Rabu (1/3/2017), mengatakan, jasad korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan.

"Kalau melihat jejak kaki binatang dan kondisi jasad korban diperkirakan dimangsa harimau," ujarnya.

Ia menjelaskan, jasad korban ditemukan oleh saudaranya, Iskandar (37), di pinggir Sungai Tuak berjarak 500 meter dari Jalan Tanah, Nagari Lubuk Karak. Iskandar bersama masyarakat sengaja mencari keberadaan korban yang menghilang selama tiga hari.

Ia bersama pemerintah nagari dan masyarakat setempat sudah memberitahukan peristiwa itu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Polres setempat.

Menurut dia, peristiwa manusia dimangsa harimau pernah terjadi di Nagari Lubuk Karak pada 2006.

Kasat Reskrim Polres Dharmasraya AKP Zulhardy Hasdi saat dimintai keterangan terkait kematian tersebut mengatakan pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BKSDA, untuk mengungkap penyebab kematian korban.

"Kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya singkat saat dihubungi melalui telepon seluler.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X