Badan Bahasa Mengkaji Bahasa Suwawa agar Terhindar dari Kepunahan

Kompas.com - 24/02/2017, 12:43 WIB
KOMPAS.com/ROSYID AZHAR Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Dadang Sunendar

GORONTALO, KOMPAS.com  –  Pemerintah akan membuat kajian untuk mempertahankan keberadaan bahasa daerah Suwawa di Provinsi Gorontalo.

Bahasa Suwawa saat ini hanya digunakan oleh sekitar 5.000 warga. Itu pun sebagian penuturnya sudah berusia lanjut.

Para penutur bahasa ini berada di beberapa desa di Kecamatan Suwawa, Pinogu, Suwawa Selatan, Suwawa Timur, dan Bone Pantai.

"Melalui Kantor Bahasa Gorontalo, kami akan melakukan kajian tentang kondisi Bahasa Suwawa," kata Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) Dadang Sunendar, Jumat (24/2/2017).


Dari hasil kajian ini, BPPB akan membuat rekomendasi yang ditujukan kepada Gubernur Gorontalo dan Bupati Bone Bolango.

Sebagai bahasa daerah yang dikhawatirkan akan punah, bahasa Suwawa masih perlu kajian yang mendalam untuk menentukan kategorinya.

"Ada kategori bahasa, memiliki daya hidup yang stabil, stabil tapi terancam, kritis, terancam punah, dan punah. Kategori ini sama dengan yang ditetapkan Unesco," kata Dadang.



EditorLaksono Hari Wiwoho

Terkini Lainnya

Harga Tiket Mahal, Bandara Depati Amir Kehilangan 1.000 Penumpang Setiap Hari

Harga Tiket Mahal, Bandara Depati Amir Kehilangan 1.000 Penumpang Setiap Hari

Regional
Hati-hati, 3 Jalur di Magelang Ini Rawan Kecelakaan dan Bencana

Hati-hati, 3 Jalur di Magelang Ini Rawan Kecelakaan dan Bencana

Regional
Bripka Herman, Polisi Viral dalam Video Viral Pencegahan Akasi 22 Mei Akhirnya Bertemu Gubernur Ganjar

Bripka Herman, Polisi Viral dalam Video Viral Pencegahan Akasi 22 Mei Akhirnya Bertemu Gubernur Ganjar

Regional
Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Dishub Temukan Kendaraan Angkutan Lebaran Tidak Laik Jalan

Regional
Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Buaya Sepanjang Dua Meter Hantui Nelayan di Cilacap dan Nusakambangan

Regional
Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Hoaks, Danramil Sungai Kakap Tertembak dalam Pengamanan Ricuh di Pontianak

Regional
Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Kisah Pengamen Lampu Merah dengan Penghasilan Fantastis, Mulai dari Beli Motor Tunai dan Bangun Rumah 2 Lantai

Regional
Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Sebelum Disekap, Istri Ketua KPU Cianjur Diseret 2 Pria Berpenutup Wajah

Regional
Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Cerita di Balik Kerusuhan Lapas Langkat, Napi yang Kelaparan hingga Arogansi Petugas

Regional
Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Pakai Bus di Bandung Diprediksi Meningkat

Regional
Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Hutan Rusak Diduga Jadi Penyebab Banjir Bandang di Kabupaten Lebak

Regional
Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Lebaran 2019, Konsumsi BBM di Jatim Diprediksi Naik 12 Persen

Regional
Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Selundupkan Ribuan Benih Lobster, Pemilik Melarikan Diri dengan Lompat ke Air

Regional
Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi 'Command Center' dan 'Panic Button'

Perketat Keamanan, Kampus di Bandung Ini Dilengkapi "Command Center" dan "Panic Button"

Regional
Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Mahasiswa UGM Jadi Joki Tes Masuk di Surabaya, Ini Tanggapan Rektor

Regional

Close Ads X