Kompas.com - 10/02/2017, 16:14 WIB
EditorCaroline Damanik

SAMPANG, KOMPAS.com - Banjir yang melanda Kota Sampang, Jawa Timur, sejak Rabu (8/2/2017), berangsur surut. Salah satunya di sekitar Monumen Kota Sampang. Genangan banjir di daerah tersebut hanya 30-40 sentimeter setelah sebelumnya mencapai 1 meter.

"Di beberapa desa lain yang tergenang banjir, kini juga mulai surut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sampang Wisno Hartono, Jumat siang.

Data Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Sampang menyebutkan, selain di sekitar monumen Kota Sampang, daerah lain yang kini juga mulai surut, antara lain di di Desa Kamuning, Pangilen, Banyumas, dan Desa Tanggumong.

Sementara, meski banjir mulai surut, namun hingga Jumat siang sekitar pukul 11.30 WIB, arus lalu lintas di dalam kota masih lumpuh dan belum bisa dilalui kendaraan bermotor.

Para pengendara kendaraan bermotor dari arah Pamekasan yang hendak menuju Surabaya diarahkan agar melalui jalur alternatif, yakni melalui Jalan Samsul Arifin dan demikian juga dari arah sebaliknya.

Jalur lalu lintas dari Kota Sampang menuju Kecamatan Omben, juga masih lumpuh total, karena genangan banjir di jalur ini masih tinggi yakni antara 40 sentimeter hingga 60 sentimeter.

Banjir yang melanda Kota Sampang, Madura, Jawa Timur akibat luapangan Sungai Kalikamuning, kali ini merendam tujuh desa dan enam kelurahan.

Ketujuh desa yang terendam banjir kali ini, meliputi Desa Kamuning, Desa Pangilen, Banyumas, Tanggumong, Pasean, Desa Panggung, dan Desa Gunung Maddah.

Sedangkan, enam kelurahan yang kini terendam banjir masing-masing Kelurahan Dalpenang, Rongtengah, Kelurahan Gunung Sekar, Kelurahan Karang Dalam bagian timur, Banyuanyar, dan Kelurahan Polagan bagian utara.

Banjir terjadi, akibat hujan yang terjadi di daerah Kecamatan Robatal, Kedungdung, Kecamatan Karang Penang, serta Kecamatan Omben itu dalam dua hari terakhir ini.

Pemkab Sampang telah mendirikan sebanyak 13 dapur umum, untuk menyuplai makanan kepada para korban banjir. Ribuan rumah warga tergenang.

Selain menggenangi rumah-rumah warga, banjir di Kota Sampang yang terjadi sejak Rabu (8/2) itu, juga menggenangi sejumlah kantor pemerintahan, termasuk rumah dinas Wakil Bupati Sampang, serta sejumlah lembaga pendidikan di wilayah itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.