Di Lapas Gunung Sindur, Pengamanan Anggoro "Supermaximum Security"

Kompas.com - 08/02/2017, 09:01 WIB
Anggoro Widjojo (berkemeja biru) dibawa penyidik ke dalam Gedung KPK, Kamis (30/1/2014). Anggoro ditangkap di Cina setelah buron sejak 2009 karena diduga terlibat dalam korupsi proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Kementrian Kehutanan. TRIBUNNEWS/DANY PERMANAAnggoro Widjojo (berkemeja biru) dibawa penyidik ke dalam Gedung KPK, Kamis (30/1/2014). Anggoro ditangkap di Cina setelah buron sejak 2009 karena diduga terlibat dalam korupsi proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Kementrian Kehutanan.
|
EditorErlangga Djumena

BOGOR, KOMPAS.com — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Mujiarto mengatakan, Anggoro Widjojo sudah menempati sel tahanan di Lapas Gunung Sindur sejak dipindah dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Senin (6/2/2017).

Mujiarto menyebutkan, terpidana kasus korupsi pengadaan alat Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) itu menempati sel tahanan di Blok A seorang diri. Petugas pun akan menerapkan sistem pengamanan superketat terhadap Anggoro.

Dia mengungkapkan, penempatan Anggoro seorang diri di dalam kamar tahanan merupakan prosedur yang harus dilaluinya sebagai proses pengenalan lingkungan (penaling).

"Sebelumnya, di Blok A itu ada napi lain, termasuk Gayus Tambunan. Tapi mayoritas kasus narkoba. Karena kamar-kamar di sana (Blok A) dalam proses renovasi, mereka pindah sementara ke Blok D. Jadi Anggoro sekarang sendirian di Blok A," ujar Mujiarto saat dikonfirmasi, Selasa (7/2/2017).

Dia menambahkan, teknologi keamanan di Blok A memiliki sistem supermaximum security dan hanya bisa diakses oleh kepala pengamanan blok.

Tidak hanya itu, lanjutnya, aktivitas Anggoro juga akan diawasi oleh kamera closed circuit television (CCTV) selama 24 jam. Dari 69 unit kamera CCTV yang ada di Lapas Gunung Sindur, 54 di antaranya berada di Blok A.

"Kami pastikan pengamanan sangat ketat," katanya.

Namun, dia tidak dapat menjelaskan alasan pemindahan Anggoro dari Lapas Sukamiskin. Ia mengaku tidak mendapatkan informasi resmi tertulis dari Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar.

"Kapasitas kami hanya menerima. Tapi pemindahan itu bisa dua alasan, yakni pembinaan atau keamanan," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkum HAM) Jawa Barat Susy Susilawati menyebutkan, Anggoro dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur karena menjadi salah satu narapidana yang masuk daftar pemindahan. 

Susy tidak membantah bahwa pemindahan Anggoro terkait dengan pemberitaan di majalah Tempo bertajuk "Tamasya Napi Sukamiskin". Oleh Tempo, Anggoro disebut salah satu narapidana kasus korupsi yang sering pelesir keluar dari Lapas Sukamiskin Bandung. 

Baca: Anggoro Widjojo Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X