Fadli Zon Sebut Warga Eks Timtim Harus Dihargai secara Khusus

Kompas.com - 31/01/2017, 21:41 WIB
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Hotel Ima Kupang, NTT, Selasa (31/1/2017) Kompas.com/Sigiranus Marutho BereWakil Ketua DPR RI Fadli Zon saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di Hotel Ima Kupang, NTT, Selasa (31/1/2017)
|
EditorErlangga Djumena

KUPANG, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta kepada pemerintah agar memberi perlakuan khusus kepada warga eks Timor Timur (Timtim) yang saat ini tinggal di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Fadli, sikap warga eks Timtim yang tetap konsisten membela Indonesia dan tetap menjadi warga negara Indonesai adalah alasan kuat buat pemerintah untuk memberi perhatian khusus itu.

“Masih ada keluhan warga eks Timtim yang disampaikan Ketua Umum Uni Timor Aswain (Untas) Eurico Guterres, soal Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 25 Tahun 2016 Tentang Dana Kompensasi Eks Warga Timor Timur,” kata Fadli kepada sejumlah wartawan usai menghadiri acara pelantikan badan pengurus pusat organisasi Untas di Hotel Ima Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (31/1/2017).

“Saya kira apa yang dilakukan oleh warga eks Timtim untuk berpihak pada Republik Indonesia itu adalah satu sikap patriotik dan itu tentu tidak bisa hanya dihargai dengan satu kompensasi dan seolah-olah menjadi beban. Ini tentu tidak bisa diperlakukan seperti itu, karena satu sikap yang luar biasa, harus dihargai secara khusus bukan hanya sekedar kompensasi,”sambungnya.


Fadli mengatakan, pemerintah seharusnya menempatkan warga eks Timtim sebagai bagian yang penting karena mereka tetap solid dan tidak pernah terpisah dari Indonesia.

Warga eks Timtim lanjut Fadli, telah rela meninggalkan harta, rumah dan sebagainya dari Timor Leste akibat dari referendum yang merupakan keputusan dari pemerintah pada waktu itu, sehingga harus ada perlakuan yang khsusus.

“Saya kira banyaknya persoalan yang masih menimpa saudara kita warga eks Timtim merupakan pekerjaan rumah kita yang belum selesai dan sekarang sudah ada upaya pembangunan dan tuntutan yang lebih khusus lagi dan tentu harus diperhatikan lagi,” uajr dia.

Dalam pelantikan pengurus pusat Untas itu, hadir pula Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis. 

Baca juga: Warga Eks Timtim: Pak Presiden Hentikan Mobil dan Memanggil Saya...

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X