Ratusan Warga Tuntut Penutupan Tempat Karaoke di Desanya - Kompas.com

Ratusan Warga Tuntut Penutupan Tempat Karaoke di Desanya

Kompas.com - 20/01/2017, 21:49 WIB
Kompas.com/Ari Himawan Sarono Ratusan warga Desa Sumurjomblangbogo, Bojong, Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar unjuk rasa menuntut penutupan tempat karaoke di desanya karena meresahkan.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Ratusan warga Desa Sumurjomblangbogo, Bojong, Pekalongan, Jawa Tengah, berunjuk rasa turun ke jalan, Jumat (20/1/2017) sore.

Mereka menuntut kepala desa untuk menutup tempat maksiat, seperti tempat karaoke dan perjudian yang meresahkan ibu-ibu dan anak-anak setempat.

"Ada lima tempat hiburan di desa kami, hampir tiap malam terjadi kecelakaan karena minuman keras," kata Erwin Setyawan, koordinator aksi.

Demonstrasi yang berlangsung di balai desa tersebut sebagian besar diikuti oleh para remaja dan ibu rumah tangga.

Mereka meminta kepala desa membuat peraturan desa atau perdes yang mengatur penutupan tempat hiburan itu hingga jangka waktu yang tidak ditentukan.

"Kami tidak mau nama desa tercemar," kata Erwin.

Kepala Desa Sumurjomblangbogo Edy Suyitno berjanji akan menampung aspirasi warganya dan segera menetapkan perdes guna menutup tempat hiburan di wilayahnya.

Tidak hanya tempat karaoke, Edy juga berjanji membersihkan desa dari segala macem bentuk kemaksiatan, termasuk judi togel.

"Dengan adanya gerakan ini sangat mendukung bahwa artinya masyarakat Desa Bogo dengan segala elemen masyarakat ormas masing-masing dengan pemdes yang ada, satu jalan dan satu prinsip," kata Edy.

Aksi ratusan warga itu berjalan tertib dan mendapat pengawalan dari petugas kepolisian, TNI dan Satpol PP.


EditorLaksono Hari Wiwoho

Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X