Kompas.com - 09/01/2017, 19:31 WIB
Ilustrasi Digital TrendsIlustrasi
EditorLaksono Hari Wiwoho

JOMBANG, KOMPAS.com - Liburan akhir tahun 2016 oleh sejumlah aparatur sipil negera (ASN) di lingkup Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyisakan masalah.

Mantan Camat Plandaan, Sg, diduga membawa mesin presensi sidik jari (fingerprint) di kantor kecamatan selama berlibur bersama pegawai lain ke Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Hal itu dilakukan agar mereka tetap bisa merekam presensi sehingga tetap tercatat hadir di kantor.

Akal-akalan tersebut akhirnya diketahui dan kasusnya sedang ditangani Inspektorat Pemerintah Kabupaten Jombang.

Sg yang saat itu masih menjabat sebagai camat berlibur bersama sejumlah anak buahnya ke Telaga Sarangan pada 30 Desember 2016.

Pelaku juga membawa serta mesin presensi sidik jari. Hal itu membuat pegawai lain yang tidak ikut rekreasi tidak bisa mengisi presensi di kantor.

"Saya yang saat itu tidak bisa ikut rekreasi karena ada urusan lain malah tidak bisa ceklok (presensi) kedua," ujar Sutrisno, petugas Satpol PP Kecamatan Plandaan, kepada Surya, Senin (9/1/2017).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sutrisno, mesin fingerprint itu dibawa sekitar jam 07.00 WIB setelah seluruh ASN mencatatkan presensi pertama.

Saat presensi kedua, pegawai yang tidak ikut rekreasi tidak bisa merekam presensi sebelum jam kerja usai.

Sejak 3 Januari 2017, Sg sudah tidak menjabat sebagai Camat Plandaan. Dia dilantik menjadi Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang. Adapun jabatan Camat Plandaan diserahkan kepada Wiwik Mardiyanti.

Inspektur Pemkab Jombang I Nyoman Swardana menyatakan, pihaknya tengah menangani kasus berlibur dengan membawa mesin fingerprint tersebut. Timnya sudah memeriksa Sg.

"Selain itu, sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Plandaan juga sudah kami periksa," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Surya Online dengan judul "Camat di Jombang Coba Kelabuhi Inspektorat, Bawa Fingerprint Saat Liburan".



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X