Kompas.com - 05/01/2017, 18:56 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (29/11/2016). Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (29/11/2016).
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Pusat Penelitian Kebijakan Publik dan Pengabdian Masyarakat (PPKPPM) merilis hasil survei terkait kinerja Pemerintah Kota Bandung di bawah pimpinan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Survei itu menunjukkan, mayoritas warga Bandung tak yakin Ridwan Kamil mampu menyelesaikan masalah kemacetan di Bandung.

Menanggapi hal itu, pria yang kerap disapa Emil itu mengatakan, hasil survei itu akan menjadi bahan evaluasi. Namun, menurut dia, survei itu dilakukan di waktu yang kurang tepat karena  pada akhir 2016, Kota Bandung tengah gencar memperbaiki infrastruktur di Bandung yang cukup menghambat terhadap arus lalu lintas.

"Survei itu saya terima sebagai evaluasi. Tapi survei itu dilakukan di akhir tahun di mana Bandung lagi macet-macetnya karena 20 ruas jalan dibongkar," ucap Emil, sapaan akrabnya, di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Kamis (5/1/2017).

Dia menilai, respons warga akan berbeda jika survei dilakukan awal tahun di saat seluruh proyek infrastruktur di Bandung telah selesai.

"Jadi pada saat disurvei itu, mood warga terkait kemacetan ini lagi parah-parahnya karena seluruh Bandung lagi dibongkar. Kalau surveinya dilakukan di bulan Februari ketika 20 ruas jalannya sudah beres, sudah nyaman," tuturnya.

Kendati demikian, Emil tak mempermasalahkan hal tersebut. Menurut dia, segala bentuk persepsi warga akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemkot Bandung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya tidak mempermasalahkan itu bagi saya Pemkot Bandung terus berupaya mencari solusi. Persepsi dari warga menjadi evaluasi karena di waktu yang bersamaan Unpad juga bikin survei hasilnya berbeda," ungkapnya.

"Metodologi dan cara kadang tidak sama. Tapi kita tidak membahas sampai ke teknisnya sebagai wali kota kita melihat sisi kritikannya saja. Jadi masalah kemacetan ini masih menjadi perhatian utama," tambah dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.