Polisi Magelang Selidiki Isi Kertas yang Ditemukan bersama Bom Rakitan

Kompas.com - 28/12/2016, 16:14 WIB
Anggota Satuang Brimob Polda Jawa Tengah mengamankan ratusan warga yang ingin menyaksikan proses penjinakan bom rakitan di kawasan Pasar Tegalrejo Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Selasa (27/12/2016). Kompas.com/Ika FitrianaAnggota Satuang Brimob Polda Jawa Tengah mengamankan ratusan warga yang ingin menyaksikan proses penjinakan bom rakitan di kawasan Pasar Tegalrejo Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Selasa (27/12/2016).
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Magelang AKBP Hindarsono menyatakan masih menyelidiki kertas-kertas yang ditemukan di dalam tas berisi rangkaian bom rakitan di depan Apotek Perintis Farma Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (27/12/2016) kemarin.

Ia menyebut, kertas putih bertuliskan bahasa Arab itu berisi tentang ajakan jihad.

"Isinya tentang ajakan jihad, tapi kami belum bisa menyampaikan lebih jauh siapa pelakunya karena masih dalam penyelidikan," kata Hindarsono, Rabu (28/12/2016).

Baca juga: Benda Mencurigakan di Magelang Berisi Empat Rangkaian Bom Rakitan

Mantan Kasubdit Bingakkum Ditlantas Polda Metro Jaya itu mengatakan telah bekerja sama dengan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Satuan Brimob Polda Jawa Tengah dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teros Polri dalam menyelidiki kasus terorisme ini.

"Kami telah kumpulkan bukti-bukti di lapangan, kerja sama dengan Tim Jihandak Polda Jawa Tengah dan Densus 88, jadi belum bisa ungkap. Semoga bisa segera terungkap." ujarnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian antara lain berupa mur, baut, kabel, paku, sangkur, serbuk baterai, tas wanita dan komponen-kompenan lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejauh ini, Hindarsono memastikan bahwa serpihan-serpihan yang ditemukan di lokasi penemuan itu merupakan komponen yang tidak sempurna dari sebuah bom rakitan.

"Tidak ditemukan detenatornya. Itu artinya ini sebuah ancaman atau teror," tandasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika bertemu dengan orang tidak kenal dan gelagat mencurigakan di lingkungan sekitarnya.

Hal ini untuk memudahkan polisi mengungkap kasus terorisme maupuan tindakan kriminal lainnya.

"Segera laporkan petugas sekiranya menemukan orang-orang yang mencurigakan. Orangnya menggunakan pakaian bagaimana, model apa, pakai kendaraan nomor polisi apa, jenis apa, sehingga aparat bisa cepat mengidentifikasi dan mengungkap kasus serupa," imbaunya.

Seperti diketahui, Selasa (27/12/2016), warga menemukan tas berisi benda mencurigakan di depan apotek Perintis Farma Tegalrejo, Kabupaten Magelang.

Baca juga: Benda Mencurigakan di Magelang Berisi Empat Rangkaian Bom Rakitan

Di dalam tas berisi rangkaian berupa bahan peledak, sejumlah kabel, paralon plastik, sejumlah paku besi, baterai, switcher itu ternyata juga disertai dua selebaran bertulisan Arab.

Satu selebaran kertas berupa tulisan ajakan jihad, dan satunya lagi adalah peta atau denah kecil di suatu lokasi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.