Cari Pasir di Sungai, Warga Sleman Temukan Tiga Arca Abad 9-10 Masehi

Kompas.com - 27/12/2016, 19:48 WIB
|
EditorFarid Assifa

SLEMAN, KOMPAS.com - Warga Klangkapan II, Seyegan, Sleman, menemukan benda purbakala berupa tiga arca saat kerja bakti mencari pasir di sungai untuk membangun lapangan.

Benda purbakala berupa Agastya, Durga, dan Nandiswara diperkirakan dari abad 9 atau 10 masehi.

"Saat menggali di tengah sungai, warga menemukan tiga buah arca," ujar Kapolsek Seyegan, AKP Ngadiran saat dihubungi Kompas.com, Selasa (27/12/2016).

Ngadiran menuturkan, warga lalu melaporkan temuan itu ke kepala dukuh dan dilanjutkan ke Polsek Seyegan.

Mendapat laporan anggota Polsek lalu datang ke lokasi penemuan.

"Saat di lokasi hanya ada dua, yang satu sudah diamankan Pak Dukuh. Yang di sungai langsung kita pasang garis polisi," jelasnya.

Setelah memasang garis polisi, lanjut Ngadiran, pihaknya segera menghubungi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Yogyakarta.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Pengembangan dan Pemanfaatan pada BPCB Yogyakarta, Wahyu Astuti mengungkapkan, penemuan tiga arca tersebut terjadi pada 23 Desember 2016 lalu. Tim sudah ke lokasi dan saat ini tiga arca itu di bawa ke kantor BPCB Yogyakarta.

"Tiga arca yang ditemukan itu, Agastya, Durga, dan Nandiswara. Perkiraan sekitar abad 9 atau 10," bebernya.

Wahyu menyampaikan, di wilayah Kecamatan Seyegan memang sering ditemukan benda-benda purbakala, seperti arca dan batuan candi. Oleh karena itu, BPCB Yogyakarta membuat penampungan di Seyegan.

"Memang di sana itu sering ditemukan benda purbakala. Karena itu, kita bangun penampungan di sana," pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Diduga Tersengat Jebakan Tikus, Pemotor Tewas di Sawah

Regional
Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Anak yang Dianiaya Ibunya karena Tak Ikut Belajar Daring Selalu Jadi Juara Kelas

Regional
Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Fakta Telur Ayam Jumbo, Berisi Telur Lagi Saat Dipecahkan dan Pemilik Keheranan

Regional
Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Tak Ikut Belajar Daring, Ibu Aniaya Anak Kandung dengan Balok Kayu dan Merekamnya

Regional
Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X