Kompas.com - 23/12/2016, 10:07 WIB
Aparat Kepolisian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan melakukan penggerebekan rumah seorang dukun setelah dilaporkan atas tindakan pencabuan terhadap pasiennya. Jumat, (08/11/2013). KOMPAS.com / ABDUL HAQAparat Kepolisian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan melakukan penggerebekan rumah seorang dukun setelah dilaporkan atas tindakan pencabuan terhadap pasiennya. Jumat, (08/11/2013).
|
EditorFarid Assifa

BONE, KOMPAS.com - Minta bantuan dukun dengan harap enteng jodoh, seorang gadis di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, malah menjadi korban pencabulan hingga hamil enam bulan.

Sang dukun cabul yang hendak dimintai pertanggungjawaban malah kabur hingga akhirnya pihak keluarga korban melaporkan sang dukun ke polisi.

Bersama kerabatnya, NN (22) mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bone pada Kamis (22/12/2016) untuk melaporkan AR (35).

NN mengaku dicabuli oleh AR yang diketahui sebagai dukun saat dirinya meminta pertolongan kepada AR agar cepat mendapatkan jodoh.

Di hadapan polisi, NN menuturkan awal peristiwa ini terjadi pada Juli 2016 lalu. Saat itu, NN mendatangi kediaman AR di Dusun Pajekko, Desa Samaelo, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dengan maksud agar korban diobati supaya cepat mendapatkan jodoh.

"Saya diberi air minum satu gelas baru disuruh masuk kamar. Tidak lama begitu saya pingsan. Saya sadar nanti tengah malah baru bajuku sudah terlepas semua. Dia (pelaku) juga ada di sampingku tidur ngorok," kata NN.

Setelah sadar, NN kemudian menanyakan soal keadaan dirinya yang tanpa busana. Namun AR menjawab bahwa itu adalah bagian dari pengobatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Waktu pun berlalu hingga pihak keluarga mencurigai kondisi fisik NN. Setelah didesak, NN kemudian mengakui bahwa dirinya telah menjadi korban pencabulan oleh AR. Namun, AR telah kabur terlebih dahulu sebelum pihak keluarga meminta pertanggungjawaban terhadap dirinya.

"Dia sudah kabur, padahal kami ingin meminta pertanggungjawaban. Jadi terpaksa kami lapor sama polisi," jelas SM, salah satu keluarga korban.

Sementara itu, pihak kepolisian yang dikonfirmasi terkait laporan korban mengaku masih melakukan penyelidikan. Jika terbukti mencabuli NN, AR akan dikenakan Pasal 286 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

"Laporannya baru kami terima kemarin dan prosesnya masih dalam penyelidikan," kata AKP  Hardjoko, kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bone, yang dikonfirmasi pada Jumat (23/12/2016).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.