Penertiban Pedagang Kaki Lima di Manado Ricuh, Seorang Perempuan Pingsan

Kompas.com - 12/12/2016, 15:58 WIB
Penertiban pedagang kaki lima di Manado, Sulawesi Utara, berlangsung ricuh, Senin (12/12/2016). KOMPAS.com/RONNY A BUOLPenertiban pedagang kaki lima di Manado, Sulawesi Utara, berlangsung ricuh, Senin (12/12/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

MANADO, KOMPAS.com - Kericuhan terjadi ketika aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Manado menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan Taman Kesatuan Bangsa, Jalan Dotulolong Lasut, Senin (12/12/2016).

Aksi saling pukul antara petugas satpol PP dan para PKL itu mengakibatkan salah seorang pedagang wanita pingsan.

Kericuhan tersebut tidak berlangsung lama karena cepat diredam. Ratusan lapak dan dagangan milik PKL yang berjualan di badan jalan langsung diamankan dan diangkut ke atas mobil truk milik satpol PP.

Koordinator PKL di kawasan tersebut, Nyong, mempertanyakan tindakan satpol PP. Nyong kecewa karena setiap hari, pekan, dan bulan petugas satpol PP selalu meminta iuran kepada mereka.

"Sore dan malam, satu hari sama dengan minum obat, 3 x 1 per hari itu tagihan pungli. Ada bulanan, ada mingguan, ada untuk uang Natal juga," ujar Nyong.

Ia mengungkapkan, setiap hari pedagang dimintai uang Rp 5.000 sampai Rp 10.000, sedang per minggu dimintai Rp 50.000 per PKL.

Salma Ngadi, salah seorang PKL, juga mempertanyakan keberadaan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) yang diikutinya karena menjanjikan akan menyediakan tempat bagi para pedagang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mana janji APKLI yang katanya akan memberikan tempat jualan bagi para pedagang kaki lima," ujar Salma.

Menurut Salma, dirinya menjadi anggota APKLI sejak sebulan yang lalu dengan membayar Rp 150.000. Namun, tidak terbukti ada perhatian dari APKLI.

Kepala Satpol PP Kota Manado Xaverius Runtuwene mengatakan, penertiban ini ditujukan bagi PKL yang berdagang di badan jalan atau trotoar.

"Sesuai perda itu sama sekali tidak bisa, dilarang itu," ujar Xaverius seusai penggusuran.

Penertiban tersebut akan terus berlanjut, apalagi orang-orang dari berbagai daerah di Sulut banyak berdatangan untuk belanja persiapan Natal di Manado.

"Nantinya akan ditempatkan anggota di lokasi ini untuk berjaga," kata Runtuwene.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.