Kompas.com - 10/11/2016, 10:29 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua tersangka narkoba yang baru saja ditangkap oleh anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar membawa kabur sebuah mobil Honda Jazz warna merah bernomor polisi B 1212 SGR, Kamis (10/11/2016) dini hari.

Dengan tangan terborgol, kedua tersangka tersebut yang berada di kursi belakang mobil pindah ke kursi penumpang depan dan kemudi.

Saat itu, anggota Satuan Narkoba sedang berada di luar mobil hendak melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang ditunjuk.

Kedua tersangka narkoba pun kemudian kabur membawa mobil Honda Jazz milik anggota polisi.

Kaburnya tersangka narkoba membawa mobil polisi langsung heboh di handy talky milik anggota kepolisian di jajaran Polrestabes Makassar.

Seluruh jajaran kepolisian diminta mencari dan mengejar mobil Honda Jazz bernomor polisi B 1212 SGR.

Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anwar Danu yang dikonfirmasi via telepon selularnya membenarkan bahwa mobil anggotanya dibawa kabur. Hanya saja, pelakunya belum berstatus tahanan karena baru ditangkap.

"Jadi bukan tahanan, tapi baru calon tersangka. Dimana 2 orang itu baru ditangkap dan tidak ditemukan sabu. Polisi hanya menemukan obat-obat daftar G," jelas Anwar.

Anwar mengaku pihaknya kecolongan saat melakukan pengembangan dengan menggerebek rumah di Jalan Jati yang tak jauh dari lokasi penangkapan awal.

"Semua anggota berjumlah 8 orang dalam 1 tim itu kecolongan. Dua orang yang ditangkap dengan tangan terborgol duduk di kursi belakang tidak disangka pindah ke kemudi dan membawa kabur mobil," jelas Anwar.

Sesaat setelah itu, lanjut Anwar, mobil bisa ditemukan tak jauh dari lokasi. Hanya berjarak 2 lorong dari lokasi penggerebekan. Namun kedua orang yang ditangkap itu sudah kabur dengan tangan terborgol. Bahkan, kunci mobil dibawa kabur oleh pelaku untuk menghambat anggota melakukan pengejaran.

"Biar pun anggota sudah temukan mobil, tapi kita tetap akan mencari dua orang tersangka yang kabur itu," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.