Yuliyanto-Haris Lawan Rudi-Dance di Pilkada Salatiga 2017 - Kompas.com

Yuliyanto-Haris Lawan Rudi-Dance di Pilkada Salatiga 2017

Kompas.com - 24/10/2016, 16:44 WIB
Kontributor Ungaran, Syahrul Munir KPU Kota Salatiga, Senin (24/10/2016) siang menggelar Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Walokota dan Wakil Walokota Salatiga di Kantor KPU Salatiga Jl Argobudoyo Salatiga.

SALATIGA, KOMPAS.com - Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga pada 15 Pebruari 2017 dipastikan akan diikuti oleh dua pasang calon kepala daerah.

Dalam Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga di Kantor Komisi Pemilihan Umum Salatiga, Senin (24/10/2016) siang, KPU Salatiga meloloskan Yuliyanto-Muh Haris dan Agus Rudianto-Dance Ishak Palit sebagai calon kepala daerah.

Yuliyanto-Haris diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra, Partai Gokar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Persatuan Pembangunan dengan total 15 kursi DPRD.

Adapun Rudi-Dance didukung oleh PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa dengan 10 kursi DPRD.

Ketua KPU Kota Salatiga Putnawati mengatakan, kedua pasang calon itu lolos tahapan syarat dokumen, tes kesehatan, hingga verifikasi administrasi.

"Setelah dilakukan verifikasi administrasi dan faktual mulai tanggal 5 sampai 21 oktober, hasilnya keduanya dinyatakan memenuhi syarat," kata Putnawati.

Meski demikian, masih ada persyaratan yang belum dilengkapi oleh pasangan Rudi-Dance. Keduanya belum memberikan surat terkait pengunduran diri sebagai Sekretaris Daerah (PNS) Kota Salatiga dan anggota DPRD Kota Salatiga.

"(Surat) akan kami terima paling lambat lima hari sejak ditetapkan pada hari ini, yaitu surat keterangan dari pihak yang berwenang terkait dengan keputusan pemberhentian beliau berdua ini masih dalam proses," kata Putnawati.

Setelah resmi ditetapkan sebagai calon kepala daerah, kedua pasang kandidat akan mendapatkan pengamanan dari Polres Salatiga.

Kepala Humas Polres Salatiga AKP I Nyoman Suasma mengatakan, pengamanan melekat pada para calon akan dilakukan setelah pengundian nomor urut pasangan calon pada Selasa (25/10/2016) besok.

"Jadi setiap calon, baik itu calon wali kota ataupun wakil wali kota itu menempel dua personel. Akan dilakukan mulai besok setelah pengundian selesai akan dilaksanakan dan menempel," kata Suasma.

Selain pengamanan melekat pada kedua pasang calon, Polres Salatiga juga telah menyiapkan pengamanan pada setiap tahapan pemilihan kepala daerah hingga penetapan calon terpilih mendatang.

Seusai penetapan calon wali kota dan wakil wali kota, tahapan selanjutnya adalah pengundian nomor urut yang akan dilaksanakan melalui sebuah rapat pleno KPU pada Selasa besok pukul 08.00 WIB.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorLaksono Hari Wiwoho

Close Ads X