Penyebab Tewasnya TKW Ponorogo di Hongkong Disebut Murni Kecelakaan

Kompas.com - 20/10/2016, 14:12 WIB
|
EditorCaroline Damanik

PONOROGO, KOMPAS.com - Berdasarkan dokumen dan kronologis Kepolisian Hongkong, tewasnya Dhinia Sabatini, tenaga kerja wanita asal Kabupaten Ponorogo, disebutkan murni kecelakaan. Jenazah ibu satu anak baru ditemukan keesokan harinya oleh warga setempat.

"Jadi bukan hanya jenazah saja yang dikirim ke kampung halaman Dhinia. Dokumen dan kronologi jatuh dan ditemukannya korban juga diikutkan. Dari dokumen itu, Dhinia jatuh dari lantas sebelas apartemennya bekerja karena murni kecelakaan. Diperkirakan korban terjatuh pada malam hari dan ditemukan warga setempat pagi harinya," kata Sumani saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/10/2016) siang.

Dia mengatakan, jenazah Dhinia tiba di rumah duka, Jalan Kumbokarno, Kelurahan Surodikraman, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Kamis (20/10/2016) sekitar pukul 01.00 dinihari.

Setibanya di rumah duka, jenazah tidak dishalatkan dan langsung dimakamkan di kampung halamannya tadi pagi.

Untuk hak-hak keluarga korban sebagai ahli waris, Sumani mengungkapkan diberikan kepada kepada ahli waris setelah dokumen persyaratan untuk pencairan terkumpul. Salah satu dokumen itu yakni rekening suami korban sudah diserahkan kepada Dinsosnakertrans Ponorogo.

Khusus bantuan dari majikan, Sumani mengatakan sudah diserahkan kepada suami korban. Bantuan yang ditransfer ke rekening suami korban sebesar Rp 33 juta. Tak hanya itu, bantuan santunan dari perusahaan yang memberangkatkan Dhinia juga sudah diserahkan saat berada di Bandara Juanda Surabaya.

"Jarang ada majikan yang memberikan santunan berdasarkan pengalaman terdahulu," kata Sumani.

Terkait dugaan bahwa majikan korban sering melakukan kekerasan terhadap Dhinia saat masih bekerja sebagai asisten rumah tangga, Sumani belum mengetahuinya. Hanya saja kepedulian majikan dinilai sangat tinggi pasca-korban ditemukan tewas terjatuh dari lantai 11.

Setelah asuransi dalam negeri cair, Sumani menambahkan dana asuransi dari luar negeri, sisa gaji dan hak-hak lainnya segera diserahkan kepada keluarga korban. Dana asuransi akan ditransfer ke rekening suami korban.

(Baca juga: Jatuh dari Lantai 11, TKW Asal Ponorogo Tewas di Hongkong)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.