Dinyatakan Meninggal, Pencarian TKI Korban Topan Megi di Taiwan Dihentikan

Kompas.com - 18/10/2016, 21:46 WIB
Topan Megi telah mendarat di Taiwan pada Selasa (27/9/2016) petang menyebabkan sedikitnya empat orang tewas dan 167 orang terluka. Weather.comTopan Megi telah mendarat di Taiwan pada Selasa (27/9/2016) petang menyebabkan sedikitnya empat orang tewas dan 167 orang terluka.
|
EditorErlangga Djumena

PONOROGO,KOMPAS.com - Pencarian 2 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Ponorogo dan Madiun dihentikan oleh tim pencari korban bencana topan Megi dari Kepolisian Taiwan.  Hal itu dilakukan setelah pencarian selama tiga minggu tidak kunjung menemukan jasad mereka.

Kepolisian Taiwan sudah menyatakan dua TKI yang hilang sejak 27 September 2016 itu meninggal dunia karena jasadnya tidak ditemukan.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Ponorogo, Sumani, mengatakan, tim pencari korban topan Megi sudah tidak bekerja lagi lantaran selama tiga pekan melakukan pencarian dua TKI tak membuahkan hasil.

Kedua TKI tersebut yaitu Hadi Baskoro, 48, warga RT 001/RW 001, Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, dan Basori, 37, warga RT 050/RW 005, Desa Pucanganom, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

Jasad kedua korban berdasarkan keterangan kepolisian setempat diduga hanyut terseret arus sungai yang mengalir ke laut Taiwan. "Kalau sudah berada dilaut sulit ditemukan jasadnya," ucap dia.

Sumani mengatakan, pihaknya sudah menginformasikan kepada keluarga mengenai penghentian pencarian ini. 

Kendati jasad kedua TKI tak ditemukan, sebut dia, pemerintah dan perusahaan tetap memberikan hak-haknya kepada keluarga korban.

Hak-hak yang diberikan berupa pencairan dana asuransi, sisa gaji, dan tali asih dari perusahaan yang memberangkatkan korban di Taiwan.

Untuk mempercepat pencairan dana asuransi, Dinsosnakertrans, Ponorogo akan berkoordinasi dengan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Ponorogo.

Surat itu berupa pernyataan atau keputusan tentang kematian TKI asal Ponorogo ,Hadi Baskoro.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Beredar Prediksi Gempa Lebih Besar dan Warga Harus Tinggalkan Mamuju, BMKG: Hoaks

Regional
Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Pemuda Ini Bunuh Pamannya Gegara Harta Warisan, Ditembak Polisi Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 Januari 2021

Regional
Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Melanggar PTKM, Satgas Covid-19 Gunungkidul Bubarkan Acara Hajatan

Regional
Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Banjir dan Longsor Manado, 6 Orang Tewas, Salah Satunya Polisi Berpangkat Aiptu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X