"Banjir Lele" akibat Truk Terguling di Ponorogo Jadi Viral

Kompas.com - 13/10/2016, 16:12 WIB
Nampak foto ribuan ikan lele yang berceceran di ruas Jalan Trenggalek-Ponorogo di Dukuh Nglumpang, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Rabu ( 12 / 10 / 2016) sore. Facebook Djo Rengezz Nampak foto ribuan ikan lele yang berceceran di ruas Jalan Trenggalek-Ponorogo di Dukuh Nglumpang, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Rabu ( 12 / 10 / 2016) sore.
|
EditorErlangga Djumena

PONOROGO, KOMPAS.com - Kecelakaan lalu lintas truk terguling bermuatan lele di ruas Jalan Trenggalek-Ponorogo di Dukuh Nglumpang, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Rabu ( 12 / 10 / 2016) sore menjadi viral di Facebook.

Bukan ceritanya kecelakaannya yang ramai dibicarakan para netizen. Tetapi ulah warga mulai dari anak-anak, pemuda, ibu-ibu hingga dewasa yang berebut mengambil lele yang tumpah ruah di jalan raya menjadi pembicaraan seru para netizen.

Salah satunya akun Facebook Djo Rengezz yang mem-posting empat foto terkait situasi pascakecelakaan lalu lintas yang menimpa truk tersebut.

Foto pertama hingga ketiga menunjukkan kesibukan warga memungut ikan lele yang berceceran di jalan raya dengan latar belakang truk terguling. Sementara foto keempat menunjukkan foto polisi sementara berada ditempat kejadian perkara.

Keempat foto tersebut mendapatkan aneka tanggapan dari netizen. Ada yang menyampaikan empati hingga penyesalan yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Pemilik akun Djo Rangezz yang dihubungi Kompas.com, Kamis ( 13/10/2016) mengatakan, foto itu di-posting setelah ia mendapatkan kiriman dari temannya yang berada di tempat kejadian perkara sesaat peristiwa kecelakaan berlangsung.

Berita banjir lele di jalan raya pasca tabrakan itu juga memunculkan cerita memilukan. Seorang wanita yang memiliki akun Facebook dengan Anny Sallon mem-posting surat pernyataan yang intinya menyesal dan meminta maaf karena mem-posting foto selfie yang berlatar belakang truk pengangkut lele yang terguling.

Selain meminta maaf Anny juga sudah menghapus foto selfie tersebut.

Setelah permintaan Anny muncul di Facebook, Djo Rengezz mem-posting pernyataan akun Ajenge Sang Surya yang diduga istri sekaligus pemilik truk.

"Alhamdulillah sopir dan kenetnya selamat. Kami dari pihak yang punya kendaraan dan muatan udah ikhlas biar diambil. Kami ikhlas lahir batin dan saya masih bersyukur suami saya selamat," tulis Ajeng Sang Surya dalam akunnya.

Postingan Ajeng mendapatkan respons positif dari para netizen. Ada yang mendoakan keluarga Ajeng berlimpah rejeki karena mengikhlaskan lele yang tumpah dijalan raya dipungut warga.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Imam Mustolih mengatakan, lakalantas itu bermula ketika truk yang dikemudikan Surya Wahyudiantoro, warga Desa Jati Prahu, RT/RW 28/05 Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek yang bermuatan lele seberat 1,1 ton meletus bannya di Jalan Raya Trenggalek-Ponorogo. Akibatnya, truk bernomor polisi AG 8260 GF tersebut terguling.

Di saat bersamaan, dari arah sebaliknya meluncur dua sepeda motor. Tak pelak tabrakan pun tak bisa dihindari. Akibat tabrakan itu, dua pengemudi sepeda motor dan satu pembonceng mengalami luka berat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X