Kompas.com - 13/10/2016, 13:46 WIB
Topan Megi telah mendarat di Taiwan pada Selasa (27/9/2016) petang menyebabkan sedikitnya empat orang tewas dan 167 orang terluka. Weather.comTopan Megi telah mendarat di Taiwan pada Selasa (27/9/2016) petang menyebabkan sedikitnya empat orang tewas dan 167 orang terluka.
|
EditorCaroline Damanik

PONOROGO, KOMPAS.com - Meski pencarian sudah berlangsung lebih dari dua pekan, Hadi Baskoro, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, yang bekerja di Taiwan belum juga ditemukan.

Hadi bersama rekannya, Basori, warga Kabupaten Madiun dinyatakan hilang setelah badai topan Megi menghantam Taiwan, Selasa (27/9/2016).

"Sampai sekarang belum ada khabar dari Taiwan tentang keberadaan Hadi Baskoro rekannya Basori yang hilang dihantam badai Megi akhir September lalu. Kami terus menunggu khabar dari pemerintah disana terkait hilangnya dua TKI itu," kata Kepala Seksi Norma Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ponorogo, Suharno, Kamis (13/10/2016).

Dia mengatakan, keduanya dinyatakan hilang setelah aparat kepolisian setempat menginvestigasi keberadaan dua TKI itu.

Sebelum hilang, perusahaan kedua TKI itu bekerja sudah mengimbau seluruh pekerja untuk tetap berada di tempat penginapan selama badai berlangsung.

Rupanya, saat badai berlangsung, dua TKI tersebut tanpa sepengetahuan perusahaan meninggalkan tempat penginapan menuju lokasi kerja di terowongan bukit yang berlokasi sekitar satu kilometer dari mes.

Dua TKI itu pindah ke terowongan lantaran di lokasi tersebut dianggap lebih aman. Tak hanya itu, keterangan dari saksi mata menyebutkan Hadi dan Basori meninggalkan mes dengan menggunakan truk perusahaan. Padahal malam itu badai makin membesar.

Rekan-rekan kerja Hadi dan Basori baru menyadari keduanya hilang ditelan badai setelah semuanya kembali ke tempat penginapan.

Sehari kemudian, perusahaan dan agensi akhirnya melaporkan hilangnya kedua TKI itu ke Kepolisian Yilan.

Hasil penelisikan aparat setempat ditemukan truk yang dikendarai kedua TKI itu tenggelam dan dalam posisi terbalik di tengah sungai. Sayangnya, kedua TKI itu tidak ditemukan di lokasi itu.

Hasil investigasi kepolisian setempat menyebutkan, kedua TKI itu diduga mengalami kecelakaan saat mengendarai truk yang melewati badan jalan. Truk yang dikendarai dua TKI itu terseret ke arah sungai yang arusnya sangat deras. Kepolisian setempat sudah melakukan pencarian hingga 1 Oktober namun kedua korban tidak ditemukan.

Kendati demikian pemerintah Indonesia terus mendesak pemerintah Taiwan untuk terus melakukan pencarian kedua TKI tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.