Kompas.com - 15/09/2016, 21:25 WIB
Zul dan ron dua pelaku diduga pencuri besi pandrol pengunci rel kereta api dibawa ke ruang pemeriksaan Polsek Indralaya Ogan Ilir AMRIZA NURSATRIA/KOMPAS.comZul dan ron dua pelaku diduga pencuri besi pandrol pengunci rel kereta api dibawa ke ruang pemeriksaan Polsek Indralaya Ogan Ilir

INDRALAYA, KOMPAS.com - Zul dan Ron, warga Tanjungbatu dan Indralaya, diamankan jajaran Polsek Indralaya Ogan Ilir, Sumatera Selatan, karena kedapatan membawa besi pandrol pengunci rel kereta api sebanyak 18 karung, di dalam mobilnya, Rabu malam (15/9/2016).

Saat diperiksa, Zul mengaku bahwa besi pandrol itu diambil dan dikumpulkan dari rel kereta api yang melintas di daerah Prabumulih.

Penangkapan Zul dan Ron berawal dari kegiatan patroli yang dilakukan oleh personel Polsek Indralaya di sekitar kompleks perkantoran Bupati Ogan Ilir Tanjung Senai.

Saat tengah berpatroli, melintas mobil pikap Grand Max yang dikendarai oleh Ron dengan jumlah penumpang sebanyak 7 orang. Saat polisi menghentikan mobil tersebut, 6 penumpang yang ada di bagian belakang tiba-tiba meloncat dan kabur ke segala penjuru. Sedangkan Zul dan Ron tidak bisa kabur dan ditangkap.

Dari pemeriksaan ditemukan 18 karung berisi pandrol pengunci rel kereta api yang jumlah totalnya mencapai sekitar 700 buah di bagian bak belakang.

Dari keterangan Zul, Rencananya 18 karung pandrol itu dijual ke perajin pandai besi di Kecamatan Tanjung Batu.

Kapolsek Indralaya AKP Muhammad Ihsan, Kamis (15/9/2016), mengatakan, pencurian pandrol ini sangat membahayakan karena dapat mengakibatkan kereta api anjlok dan menyebabkan korban jiwa.

“Pencurian pandrol ini sangat membahayakan karena dapat mengakibatkan perjalanan kereta api anjlok, karena relnya tidak terkunci dengan aman akibat dicuri,” kata Ishan.

Kedua pelaku sendiri akan diserahkan ke Polres Prabumulih karena lokasi tempat kejadian perkara masuk wilayah hukum Polres Prabumulih. Barang bukti lain yang diamankan adalah godam untuk melepas pandrol dari rel dan kereta sorong untuk mengumpulkan pandrol yang sudah dilepas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.