Nama Risma Dicatut Penipuan CPNS

Kompas.com - 01/09/2016, 14:47 WIB
Surat@undangan.palsu.yang.mencatut.nama.Risma Kontributor Surabaya, Achmad FaizalSurat@undangan.palsu.yang.mencatut.nama.Risma
|
EditorErlangga Djumena

SURABAYA, KOMPAS.com - Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dicatut dalam aksi penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Korbannya dijanjikan akan bekerja di sejumlah instansi di lingkungan Pemkot Surabaya.

Nama dan tandatangan Risma ada di dalam undangan untuk para korban penipuan, yang diminta hadir di Balai Kota Surabaya, Rabu kemarin dalam acara ramah tamah bersama Risma, sekaligus pelepasan ke masing-masing instansi.

Selain nama Risma, di surat dengan kop Pemkot Surabaya itu nama Ketua DPRD Surabaya dan Sekretaris Kota Surabaya, Hendro Gunawan. Juga ada nama Sofyan Jalil yang disebut sebagai seorang staf Kementerian Dalam Negeri. Kabag Humas Pemkot Surabaya, Muhammad Fikser, memastikan bahwa surat tersebut palsu.

"Para korban juga sempat datang ke balai kota kemarin," jelasnya, Kamis (1/9/2016).

Menurut keterangan korban kata Fikser, mereka adalah korban seorang bernama Anang Efendi yang mengaku pegawai Pemprov Jatim. "Anang ini mengaku dekat dengan Bu Risma," jelas Fikser.

Sebelum diundang datang ke Pemkot Surabaya, para korban sudah melunasi uang muka pembayaran administrasi yang nilainya beragam, dari Rp 16 juta, hingga Rp 35 juta.

"Warga diharap tidak terlalu percaya pada orang atau oknum yang menawarkan CPNS, jika ada pasti diumumkan melalui media resmi Pemkot Surabaya, dan tidak pernah ada pungutan biaya," terangnya. 

Dia menegaskan, bahwa sesuai surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/2163/M.PAN-RB/06/2015 tanggal 30 Juni 2015, bahwa sejak 2015 sampai sekarang, Pemkot Surabaya tidak melakukan penerimaan CPNS. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

Regional
Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Regional
Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Regional
Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Regional
1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
6 Pasien Covid-19 di Banyumas Meninggal, Satu Kampung di-Lockdown

6 Pasien Covid-19 di Banyumas Meninggal, Satu Kampung di-Lockdown

Regional
INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

Regional
Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Regional
Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Regional
Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat Berkat Layar Terpal

Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat Berkat Layar Terpal

Regional
Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Regional
Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Regional
Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Regional
Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Regional
Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X