Kompas.com - 30/08/2016, 05:17 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

BANJARMASIN, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sudah memberlakukan status siaga darurat penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan atau lahan sejak 15 Agustus 2016. Untuk mencegah masyarakat membakar lahan dalam menjalankan usaha tani, prajurit TNI siap membantu warga masyarakat membuka lahan pertanian.

Komandan Korem 101/Antasari Kolonel Kavaleri (Kav) Yanuar Adil selaku Komandan Satuan Tugas Penanganan Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan atau Lahan di Kalsel mengatakan, tidak ada dispensasi bagi warga masyarakat yang kesulitan membuka lahan pertanian tanpa membakar. Sebab, larangan membakar lahan berlaku sama bagi semua.

"Kalau masyarakat mau membuka lahan, tolong laporkan pada Babinsa (Bintara Pembina Desa) atau pada Danramil (Komandan Rayon Militer). Saya pastikan prajurit TNI siap membantu masyarakat membuka lahan pertanian dengan cara tanpa dibakar," kata Yanuar Adil di Banjarmasin, Senin (29/8/2016).

Untuk membantu masyarakat membuka lahan pertanian, prajurit TNI tidak meminta bayaran.

"Saya pastikan, ini gratis. Tidak dipungut bayaran sepeser pun. Saya jamin itu. Namun dengan catatan, masyarakat dan prajurit TNI kerjanya bersama-sama," tuturnya.

Menurut Yanuar, peralatan kerja untuk membuka lahan tetap harus disiapkan oleh masyarakat tani. Prajurit TNI hanya memberikan bantuan tenaga. Masyarakat yang dibantu dalam pembukaan lahan itu pun ada skala prioritasnya, yakni warga masyarakat yang tidak mampu dan kondisi fisiknya lemah.

"Dengan turun membantu masyarakat membuka lahan, kami tentunya ingin mengimbau masyarakat agar tidak membuka hutan dan lahan dengan cara membakar," ujarnya.

Yanuar berharap, semua pihak selalu waspada dan bekerja maksimal untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan berlakunya status siaga darurat saat ini.

"Jangan sampai status siaga darurat meningkat menjadi tanggap darurat," katanya.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel Sugiono Yajie, status siaga darurat penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan atau lahan di Kalsel ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Nomor 188.44/0451/kum/2016 pada 12 Agustus 2016.

"Status siaga darurat terhitung sejak 15 Agustus sampai dengan 15 November 2016," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Merajut Keseimbangan di Taman Nasional Komodo

Regional
70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

70 Penghargaan dalam 4 Tahun, Bukti Kekompakan Bupati dan Wabup Banyuasin

Regional
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif

Regional
Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Tak Punya Wisata Alam, Kabupaten OKI Percaya Diri Unggulkan Wisata Budaya

Regional
Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Walkot Ridho Sebut “Fokus” Jadi Kunci Keberhasilan Program Kerja Pemkot Prabumulih

Regional
Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Kinerja Ekonomi Jatim Triwulan II 2022 Tumbuh di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Semarakkan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Gubernur Syamsuar Bagikan Bendera Merah Putih di Riau

Regional
Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Rayakan HUT Ke-828, Kabupaten Trenggalek Gelar Festival Kesenian Jaranan 2022

Regional
Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Wujudkan Sumsel Maju untuk Semua, Pemprov Sumsel Fokus Pada 6 Prioritas Daerah

Regional
Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Stunting di Musi Banyuasin Terus Menurun, Bupati Apriyadi Paparkan Strateginya

Regional
Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Dukung Penurunan Stunting, Walkot Mahdi Gelar Acara “Rembuk Stunting Kota Metro 2022”

Regional
Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Terbuka untuk Umum, Ini Rangkaian Acara Hari Jadi Ke-65 Provinsi Riau

Regional
Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Pluralisme di Sekolah Negeri di Jogjakarta

Regional
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.