Kompas.com - 20/07/2016, 08:45 WIB
Indonesian police transfer a body bag from an ambulance at a local hospital in Palu, Central Sulawesi province, on July 19, 2016, after a firefight between suspected Muslim extremists and security forces in the nearby village of Tambarana the day before. Indonesia's most wanted Muslim extremist, Santoso, has been killed in a firefight with security forces, police confirmed on July 19, ending a lengthy hunt for the Islamic State (IS) group supporter. AFP PHOTO / OLAGONDRONK AFP / OLAGONDRONKIndonesian police transfer a body bag from an ambulance at a local hospital in Palu, Central Sulawesi province, on July 19, 2016, after a firefight between suspected Muslim extremists and security forces in the nearby village of Tambarana the day before. Indonesia's most wanted Muslim extremist, Santoso, has been killed in a firefight with security forces, police confirmed on July 19, ending a lengthy hunt for the Islamic State (IS) group supporter. AFP PHOTO / OLAGONDRONK
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com — Keluarga terduga teroris Santoso yang tinggal di Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengaku ikhlas atas tewasnya Santoso.

Santoso alias Abu Wardah dinyatakan tewas setelah sempat adu tembak dengan anggota Satuan Tugas Operasi Tinombala, di Poso, Sulawesi Tengah, Senin (18/7/2016).

"Saya sendiri belum tahu benar tidaknya Santoso ketembak. Tetapi, saya sudah ikhlas saja. Sudah jatahnya dia ketembak," ujar Ahmad Basri, saudara sepupu Santoso, Selasa (19/7/2016).

Sejauh ini, lanjut Basri, belum ada pembicaraan maupun rencana apa pun dari pihak keluarga terkait meninggalnya Santoso. Ia berkeyakinan jika jenazah Santoso tidak akan dimakamkan di Desa Adipiro, tetapi di tempat keluarganya yang lain yang tinggal di luar Kota Magelang.

"Mungkin tidak dimakamkan di sini. Saya tidak ikut campur soal itu karena saya jarang berurusan," katanya.

(Baca juga: Akhir Petualangan Santoso di Hutan Belantara Poso)

Menurut Basri, kedua orangtua Santoso, Irsan (almarhum) dan Rumiyah, memang berasal dari Desa Adipiro yang terletak di ketinggian sekitar 1.300 mdpl di Gunung Sumbing.

Keluarga Santoso kemudian pindah ke Palu karena mengikuti program transmigrasi tahun 1970 silam. Saat itu, Basri mengaku belum lahir sehingga tidak mengetahui secara pasti kehidupan Santoso sejak kecil. Namun, Basri pernah bertemu dengan Santoso saat pulang ke Desa Adipiro untuk menjual tanah orangtuanya pada tahun 1998.

"Sejak itu, kami sudah tidak pernah berkomunikasi," kata Basri.

Kepala Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Waluyo, juga menyatakan tidak ada persiapan khusus terkait kematian orang yang diduga menjadi otak sejumlah aksi terorisme di Indonesia timur tersebut.

"Kemungkinan jenazah tidak dimakamkan di desa sini. Tidak ada hubungannya (langsung). Keluarganya di luar daerah masih banyak," kata Waluyo.

Seperti diberitakan, polisi telah memastikan bahwa terduga teroris Santoso tewas setelah kontak senjata dengan aparat dalam operasi Tinombala di wilayah Pegunungan Dusun Kuala, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Senin (18/7/2016).

Selain Santoso, seorang yang diduga kawan Santoso juga dinyatakan tewas, sedangkan beberapa orang lainnya berhasil melarikan diri.

(Baca juga: Kapolri: 100 Persen, Itu Santoso)

 

Kompas TV Pastikan Jenazah Suami, Istri Santoso Sambangi RS Bhayangkara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Stand Up Isman: Ngapain Bawa Anak ke Film Dewasa? - SUCI 2
Stand Up Isman: Ngapain Bawa Anak...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.