Tahu Ada Anak Suka Mabuk Lem, Bupati Purwakarta Mengirimnya ke Pesantren

Kompas.com - 19/07/2016, 07:17 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi KOMPAS.com/Reni Susanti Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi
EditorLaksono Hari Wiwoho

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Begitu mengetahui ada seorang remaja suka mabuk lem, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengirim anak tersebut ke Pondok Pesantren Raudhatul Mutaallimin, Cireok, di ujung selatan Kota Purwakarta, Senin (18/7/2016).

Informasi mengenai remaja berinisial AS itu diketahui dari keluhan warga melalui media sosial tentang kebiasaan AS termenung sambil mabuk lem di trotoar kawasan Jalan Suriawinata Kebon Jahe, Purwakarta.

Setelah itu, Dedi memanggil orangtua dan anak berusia 14 tahun itu untuk datang ke rumah dinas bupati di Jalan Gandanegara Nomor 25, Purwakarta.

"Bagaimana, Pak, (AS) diurus pun susah sekali. Tidak mau ikut saya. Dia justru sering mengemis juga. Minta tolong, biar Pak Dedi saja yang mendidik anak saya," kata Dedi menirukan ayah bocah tersebut.

Kepada Dedi, orangtua AS mengeluhkan sudah tidak sanggup lagi merawat AS. Orangtua AS mengatakan anak tersebut tidak mau ikut keluarganya karena kecewa atas perceraian ayah dan ibunya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X