Tersangka Pelaku Mutilasi Cikupa Menangis Saat Ditangkap di Rumah Makan

Kompas.com - 21/04/2016, 16:05 WIB
Pelaku mutilasi dibawa ke Mapolda Metro Jaya melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya, Kamis (21/4/2016) KOMPAS.com/Achmad FaizalPelaku mutilasi dibawa ke Mapolda Metro Jaya melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya, Kamis (21/4/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SURABAYA, KOMPAS.com — AG (33), pria yang diduga memutilasi seorang wanita hamil di Desa Telaga Sari, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, terlihat menangis saat ditangkap polisi di sebuah rumah makan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/4/2016). Hari ini, Kamis, AG dibawa oleh aparat Polda Metro Jaya ke Jakarta.

AG diringkus di Rumah Makan Padang Selera Bundo, Jalan Raya Mastrip 9-11, Surabaya, Rabu siang kemarin.

Salah satu pegawai rumah makan, Yuni Ardiani, menuturkan, penangkapan AG berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB saat rumah makan sedang disiapkan untuk dibuka.

"Kursi-kursinya masih di atas meja, saya sedang beres-beres di dapur," kata Yuni, Kamis (21/4/2016).

AG mengambil tempat duduk di pojok restoran. Yuni datang dan menawari makan, tetapi AG menolak dan hanya meminta disediakan minum.

"Setelah saya sediakan minum, lalu saya kembali ke dapur," kata Yuni.

Saat Yuni kembali ke ruang makan, AG sudah dikelilingi sejumlah orang yang tidak dikenalnya. Ada beberapa yang duduk di sebelahnya.

"Dia lalu dibawa ke mobil dan saya lihat dia menangis," katanya.

Yuni tidak tahu-menahu soal AG. Ia mengira pria tersebut hanya tamu biasa di rumah makan tersebut.

Yuni terkejut ketika diberi tahu bahwa tamu tersebut adalah buron yang diduga melakukan mutilasi terhadap korbannya.

Siang tadi, AG dibawa kembali ke Jakarta dengan pesawat melalui Terminal II Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Lokasi Pemusnahan Bom di Hamparan Perak Dikerumuni Warga

Regional
Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Bangkai Babi dari Sumut Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Regional
Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Kadus: Lokasi Penemuan Yoni di Situs Candi Bowo Pernah Jadi Permukiman, Ditinggal Warga Sejak 1952

Regional
Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Proyek Penyulingan Air Laut Rp 14 M Tak Berfungsi, Warga Pulau Ende Minum Air Asin

Regional
Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Wisuda di Usia 85 Tahun, Kakek La Oede Jadi Sarjana Sastra Indonesia...

Regional
Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Truk Roda 10 Disinyalir Jadi Penyebab Kelangkaan Solar di Sumbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Polisi Tangkap Pelaku Pelempar Sperma di Tasikmalaya | Kakek Diwisuda pada Usia 85 Tahun

Regional
Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Teror Harimau Hantui Warga Sumsel, Apa Penyebabnya?

Regional
Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Aktivis Antikorupsi di Aceh Tengah Hilang 10 Hari, Motor Ditemukan di Warnet

Regional
5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

5 Fakta Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Media Sosial hingga Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Regional
Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Fakta Lengkap Teror Pelemparan Sperma di Tasikmalaya, Viral di Medsos hingga Pelaku Ditangkap

Regional
Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Ditjen Perkeretaapian: Longsor di Proyek Double Track Diduga Karena Faktor Alam, Pekerjaan Sementara Dihentikan

Regional
Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Sepekan Terakhir Selalu Diserang OTK, Perkuliahan di Kampus UMI Tetap Berjalan

Regional
Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Tetangga Ungkap Kegiatan Ibu Remaja Keterbelakangan Mental yang Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan,

Regional
Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir Ajak Mendikbud Mencerdaskan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X