Ditangkap, Pengedar yang Selundupkan Sabu di Dalam Garam Ikan Akuarium

Kompas.com - 11/04/2016, 16:48 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/ EDI JUNAEDIIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

KUPANG, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Narkoba, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menangkap seorang pengedar narkoba jenis sabu berinisial BF (48). Warga Gubeng, Jawa Timur, ini ditangkap setelah mencampur barang haram itu dengan garam ikan aquarium.

Direktur Reserse Narkoba, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Komisaris Besar Kumbul KS yang didampingi Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah NTT, AKBP Jules Abraham Abast, mengatakan, selain BF, pihaknya juga menangkap bandar lainnya berinisial DK.

Menurut Kumbul, DK adalah warga Sumba Timur, NTT, yang juga sering mengambil barang haram itu ke BF.

“Menurut pengakuan BF, ia mencampur sabu-sabu dengan Jenis garam ikan aquarium yang bentuknya sama persis dengan sabu-sabu, dengan tujuan untuk menambah berat sabu tersebut. BF hanya siapkan saja sehingga bila ada pengguna yang meminta, maka dia akan siapkan,” ucapnya, Senin (11/4/2016).

Penangkapan terhadap BF di Surabaya bermula ketika polisi melakukan penangkapan terhadap DK di Sumba Timur.

”Setelah kita lakukan pengembangan kasus usai menangkap DK, kita akhirnya tangkap BF di kamar nomor 55 Hotel Ganefo yang terleta di Surabaya,” kata Kumbul.

Dia mengatakan, DK dan BF menjual sabu yang Rp 1,3 juta per paket dengan keuntungan dari setiap penjualan paketnya sebesar Rp 300.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keduanya, lanjut Kumbul, merupakan jaringan dari Surabaya dan Lombok menuju ke Sumba dengan menggunakan kapal laut. Jaringan ini sudah beroperasi selama dua tahun dengan sasaran kabupaten Sumba Timur dan Sumba Barat.

Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa tiga paket sabu seberat 1,482 gram, uang sebanyak Rp 3 juta, dua alat bong, tiga buah kompor (alat hisap sabu), dua botol plastik, dua pipet plastik, dua timbangan elektrik dan dua korek api gas. Atas perbuatannya itu, keduanya bakal dijerat pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya minimal 4 rahun dan maksimal seumur hidup dan denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar. “Ini dalam rangka operasi bersinar dan selama beberapa hari ini sudah dua kasus yakni ini sama seperti yang ditangkap di Kabupaten Alor. Operasi bersinar ini dilakukan serentak di selruh Indonesia dengan sasaran pemberantasan narkoba. Kemudian dalam orpasi bersinar di 19 polda dan di Polda NTT melaksanakan kegiatan yakni kampanye penyalagunaan narkoba di sekolah dan jalan raya agar tidak menyalanggunakan narkoba,”jelasnya. Operasi bersinar ini juga bertujuan untuk pemberantasan sindikat narkoba dengan melakukan pengungkapan terhadap kasus peredaran narkoba yang masuk ke wilayah NTT. Selain itu juga, adanya rehabilitasi bagi para penyalagunaan narkoba bagi narkoba dengan menggelar razia di tepat hiburan malam, kos-kosan serta pelabuhan. “Selama opreasi bersinar ini sudah ada 11 orang yang poitif menggunakan narkoba dan sudah direhabilitasi dan diassement oleh Bidokes dan BNN Provinsi NTT,”pungkasnya.(K57-12)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.