Sabtu Besok, Jenazah Gubernur Kepri Akan Dimakamkan di Tanjung Pinang

Kompas.com - 08/04/2016, 18:33 WIB
Presiden Joko Widodo menemui keluarga mendiang Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, Jumat (8/4), di RS Abdi Waluyo, Jakarta. Sani meninggal di Jakarta pada Jumat sore

foto kiriman humas provinsi kepri Humas Provinsi KepriPresiden Joko Widodo menemui keluarga mendiang Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani, Jumat (8/4), di RS Abdi Waluyo, Jakarta. Sani meninggal di Jakarta pada Jumat sore foto kiriman humas provinsi kepri
Penulis Kris R Mada
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

BATAM, KOMPAS - Jenazah mendiang Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani akan diterbangkan ke Tanjung Pinang, Kepuauan Riau, Jumat (8/4/2016) malam.

Saat ini jenazah Sani berada di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Raja Heri Mukhrizal mengatakan, setelah dipersiapkan di RS, jenazah Sani diterbangkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang.

Malam ini, jenazah disemayamkan di rumah keluarga di Tanjung Pinang. Pada Sabtu pagi, jenazah akan disemayamkan di Gedung Daerah di Tanjung Pinang, lalu dikebumikan di Tanjung Pinang.

Pagi tadi Sani menghadiri acara pengarahan oleh Presiden Joko Widodo kepada kepala dan wakil kepala daerah di Istana Negara, Jakarta.

Di tengah pertemuan, Sani mengeluh sakit sehingga dibawa ke RS Abdi Waluyo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Setelah dirawat beberapa saat, kondisinya memburuk hingga meninggal dunia pada pukul 15.10 WIB.

Sore tadi, Presiden Jokowi melayat ke RS Abdi Waluyo, Jumat sore, dan bertemu dengan istri Sani, Aisyah.

(Baca Jokowi Melayat Gubernur Kepri di RS Abdi Waluyo)



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X