Sejumlah Pasien di RS M Djamil Sempat Keluar Ketika Terjadi Gempa 7,8 SR

Kompas.com - 02/03/2016, 22:26 WIB
Gempa bumi melanda Mentawai pada Rabu (2/3/2016). volcanodiscovery.comGempa bumi melanda Mentawai pada Rabu (2/3/2016).
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Gempa berkekuatan 7,8 skala Richter (SR) di Kepulauan Mentawai, Rabu (2/3/2016) malam, sempat membuat panik warga di RSUP dr M Djamil, Kota Padang, Sumatera Barat. Ada pasien yang keluar dari rumah sakit, tetapi layanan kesehatan tidak terganggu.

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP dr M Djamil, Gustavianof, mengatakan bahwa beberapa saat setelah gempa terjadi pada pukul 19.49 WIB, ada sebagian pasien yang keluar dari ruang perawatan. Namun, kini kondisinya sudah normal lagi.

"Sekitar 10 orang (yang keluar), sudah masuk lagi," kata Gustavinof ketika dihubungi Kompas.com dari Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan, secara umum, petugas medis di RS tersebut sudah siap menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam. Ia mengakui bahwa sempat terjadi kepanikan sejenak ketika gempat terjadi, tetapi hal itu berlangsung sementara.

"Panik iya, tetapi lumayan siap, tidak mengganggu pelayanan," kata dia.

Ia memastikan bahwa tidak ada evakuasi pasien dari RS tersebut.

Sementara itu, sebagian warga Kota Padang memilih mengungsi ke tempat-tempat aman sebagai langkah antisipasi terhadap tsunami.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sebuah Puskesmas di Sumba Timur Ditutup

4 Pegawai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sebuah Puskesmas di Sumba Timur Ditutup

Regional
Alasan Siswi Non-Muslim Diwajibkan Pakai Jilbab, Mantan Wali Kota Padang: Ini Kearifan Lokal

Alasan Siswi Non-Muslim Diwajibkan Pakai Jilbab, Mantan Wali Kota Padang: Ini Kearifan Lokal

Regional
Universitas Lampung Tunda Penyelenggaraan KKN Lapangan

Universitas Lampung Tunda Penyelenggaraan KKN Lapangan

Regional
Siswi SMP Diperkosa Saat Belajar Daring dan Mencari Sinyal di Hutan

Siswi SMP Diperkosa Saat Belajar Daring dan Mencari Sinyal di Hutan

Regional
Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, 5 ABK Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, 5 ABK Hilang

Regional
Kesedihan Ibunda Tak Sempat Jawab Telepon Pratu Dedi Hamdani Sebelum Gugur di Papua

Kesedihan Ibunda Tak Sempat Jawab Telepon Pratu Dedi Hamdani Sebelum Gugur di Papua

Regional
5 Terduga Teroris Berencana Melakukan Aksi di Aceh

5 Terduga Teroris Berencana Melakukan Aksi di Aceh

Regional
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh

Regional
Sambungan Telepon Itu Membuat Hari Muhdin Jadi Kelabu

Sambungan Telepon Itu Membuat Hari Muhdin Jadi Kelabu

Regional
KPU Tetapkan Wali Kota Terpilih Makassar Hasil Pilkada 2020

KPU Tetapkan Wali Kota Terpilih Makassar Hasil Pilkada 2020

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Wajib Pakai Jilbab, Ini Tanggapan Mantan Wali Kota Padang

Soal Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Wajib Pakai Jilbab, Ini Tanggapan Mantan Wali Kota Padang

Regional
Mengaku Iseng, Seorang Pria Tega Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras

Mengaku Iseng, Seorang Pria Tega Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras

Regional
Dua Bulan Lagi Cuti Menikah, Pratu Dedi Gugur Tertembak Saat Kejar KKB ke Hutan

Dua Bulan Lagi Cuti Menikah, Pratu Dedi Gugur Tertembak Saat Kejar KKB ke Hutan

Regional
Video Viral Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras Pamannya, Pelaku Ditangkap dan Terancam 10 Tahun Penjara

Video Viral Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras Pamannya, Pelaku Ditangkap dan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Lapangan Migas Tua di Mahakam Didorong Terus Berproduksi

Lapangan Migas Tua di Mahakam Didorong Terus Berproduksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X