Kompas.com - 07/01/2016, 15:01 WIB
Warga menanam padi tidak jauh dari sumur gas Lapindo Brantas di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (6/1). Lapindo Brantas akan kembali melakukan pengeboran gas di sumur itu. Kapasitas pengeboran gas mencapai 10 MMSCFD. KOMPAS/Bahana Patria GuptaWarga menanam padi tidak jauh dari sumur gas Lapindo Brantas di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (6/1). Lapindo Brantas akan kembali melakukan pengeboran gas di sumur itu. Kapasitas pengeboran gas mencapai 10 MMSCFD.
EditorCaroline Damanik
SURABAYA, KOMPAS — Lapindo Brantas Inc menargetkan pengeboran sumur gas baru di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Maret 2016. Persiapan pengeboran mulai dilakukan pada Rabu (6/1/2016) dengan penjagaan 500 polisi dan tentara.

Pengamanan ketat tersebut untuk mengantisipasi penolakan warga. Masyarakat dari Desa Kedungbanteng ataupun desa di sekitarnya, seperti Desa Banjarasri, sebagian masih menolak rencana pengeboran baru itu. Mereka khawatir bencana semburan lumpur Lapindo akibat kesalahan teknis pengeboran di Sumur Banjar Panji, Kecamatan Porong, pada 2006 akan terulang.

Warga takut kehilangan rumah tinggal, sawah, dan bahkan kampung halaman yang menjadi pusat kegiatan sosial dan kegiatan ekonomi warga. Ketakutan itu menguat karena jarak sumur baru dengan tanggul penahan semburan lumpur dari Sumur Banjar Panji hanya 1 kilometer.

Tanggul terdekat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, atau di sisi utara pusat semburan. Kekhawatiran warga juga disebabkan masalah sosial semburan lumpur Lapindo di Porong belum selesai secara tuntas.

Pantauan di lapangan, sekitar 500 aparat keamanan berjaga di lokasi titik rencana pengeboran di Sumur Tanggulangin 1. Pasukan pengamanan ini merupakan gabungan dari anggota Polres Sidoarjo, Brigade Mobil Polda Jatim, dan TNI Angkatan Darat.

Aparat keamanan juga terlihat berjaga di sejumlah titik di sepanjang jalan, dari Jalan Raya Tanggulangin hingga Desa Kedungbanteng. Jalan ini menjadi akses lalu lintas kendaraan pengangkut material untuk keperluan pengurukan lokasi dan akses bagi alat berat untuk keperluan pengeboran sumur migas.

"Penjagaan ini sesuai ketentuan perundangan sebab kegiatan pengeboran gas yang dilakukan Lapindo untuk kepentingan negara," kata Kepala Bagian Operasional Polres Sidoarjo Komisaris Edy Santosa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manajer Area Lapindo Brantas Harzah Harjana mengatakan, pada tahun ini, Lapindo Brantas berencana mengebor gas di Sumur Tanggulangin 1 dan Sumur Tanggulangin 2, Desa Kedungbanteng.

Saat ini, kegiatan yang dilakukan Lapindo berupa persiapan pengeboran. Persiapan pengeboran meliputi pengurukan lahan seluas 4.000 meter persegi dari total luas area sumur yang mencapai 1 hektar. Selain itu juga pembangunan jalan menuju sumur, baik melalui Desa Banjarasri dan Desa Kedungbanteng.

Persiapan pengeboran termasuk penyiapan alat, seperti rig atau pengaman sumur, dijadwalkan berlangsung hingga akhir Februari. Setelah itu dilanjutkan pengeboran mulai awal Maret. Targetnya, dua sumur baru tersebut menghasilkan gas masing- masing 5 MMSCFD (million standard cubic feet per day) atau juta standar kaki kubik per hari.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.