Kompas.com - 28/12/2015, 11:36 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
SURABAYA, KOMPAS.com - Aksi memecahkan rekor dunia waktu terpandang menabuh drum batal digelar di Surabaya.

Sponsor aksi tabuh drum sepanjang 145 jam tanpa henti oleh Kunto Hartono mendadak tidak bisa dihubungi, aksi memecahkan rekor dunia itu pun akhirnya batal.

Seharusnya, sesuai perjanjian dengan lembaga sponsor, aksi tabuh drum itu digelar sejak Jumat (25/12/2015) pukul 19.00 WIB, hingga Jumat (1/1/2016) pukul 00.30 WIB di Gedung Jatim Expo Surabaya.

"Hingga Jumat sore kemarin, pihak sponsor tidak bisa dihubungi," kata Kunto, Senin (28/12/2015) di Surabaya.

Padahal persiapan fisik dan teknis sudah dilaluinya, seperti latihan fisik dan persiapan administrasi lainnya seperti,  general chek up, dan tim teknis sudah siap.

"Pemerintah bahkan mendukung dengan menyiapkan 21 mobil ambulan di lokasi," ujarnya.

Dia memberi waktu kepada pihak sponsor tunggal, ND Fondation, hingga lima hari ke depan untuk merealisasikan janjinya. Jika tidak, dia mengancam akan membawa masalah ini ke ranah hukum. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menabuh drum selama 145 jam, Kunto berobsesi memecahkan rekor dunia The Longest Drumming Marathon, mengalahkan Carlos Santos asal Portugal, sebagai pemegang rekor nabuh drum selama 133 jam 03 menit.

Kunto Hartono tercatat sudah dua kali memecahkan rekor dunia menabuh drum terlama dan mendapatkan sertifikat dari Guinness World Records. 

Pertama, pada 2004 lalu, dia berhasil memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 74 jam di Jakarta.

Selanjutnya, dia berhasil merebut kembali rekor dunia dengan catatan waktu 122 jam 25 menit, di Kota Malang, pada 2013 lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X