Kompas.com - 25/10/2015, 09:33 WIB
Suasana di Instalasi Pemulasaran Rumah Sakit Prof. Kandouw Malalayang, saat jenazah korban kebakaran Inul Vizta dievakuasi. Kompas.com/Ronny Adolof BuolSuasana di Instalasi Pemulasaran Rumah Sakit Prof. Kandouw Malalayang, saat jenazah korban kebakaran Inul Vizta dievakuasi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
MANADO, KOMPAS.com — Seorang saksi mata terbakarnya Inul Vizta di Manado, Bemby, mengaku sempat membantu memadamkan api dengan air mineral.

"Waktu itu, saya memang berencana menyewa room karaoke di tempat itu, tetapi pas datang sudah terbakar," ujar Bemby, Minggu (25/10/2015).

Dia bersama temannya sekitar pukul 12.15 Wita menuju Inul Vizta di Kawasan Mega Mas. Namun, dari kejauhan, sudah terlihat keramaian. Mereka mengira ada perkelahian karena beberapa kaca jendela pecah.

"Ternyata ada kebakaran. Saya sempat masuk ke dalam mau menolong. Polisi yang sudah lebih dulu di dalam meminta tolong ambilkan air," kata Bemby.

Dia dengan beberapa orang lainnya lalu meraih apa saja yang berisi air di bagian bartender di lantai I, termasuk botol air mineral.

"Tapi, kami sudah tidak bisa naik ke lantai 2. Memang tidak terlihat api, tetapi ada kepulan asap tebal dari lantai atas," tambah Bemby.

Dari dinding-dinding di lantai 2, terlihat bara menyala dan mengeluarkan asap. Puluhan orang terjebak di lantai 2 dan lantai 3.

Pengunjung yang berada di lantai bawah tidak bisa berbuat banyak. Akhirnya, 12 orang tewas dalam kebakaran tersebut.

Diduga para korban tewas akibat kehabisan oksigen karena tidak bisa menyelamatkan diri.

Menurut beberapa saksi mata, api mulai terlihat sekitar pukul 00.30 Wita. Selain korban tewas, puluhan korban selamat lainnya harus dilarikan ke rumah sakit yang tersebar di Kota Manado.

Para korban selamat menderita luka-luka dan sesak napas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.