Aniaya Pacar hingga Babak Belur, Fauzan Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 06/10/2015, 11:18 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com — Fauzan Zawawi, salah seorang pemuda di kawasan Silale, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Selasa (6/10/2015), dilaporkan ke polisi oleh pacarnya, EH (27). Fauzan disebut sering menganiaya EH tanpa sebab yang jelas.

Terakhir, Fauzan menganiaya EH di kamar kosnya di kawasan Silale, Senin (5/10/2015) malam, hingga EH babak belur.

Penganiayaan itu menyebabkan EH menderita sejumlah luka memar di wajah, kepala, dan sekujur tubuh. Menurut EH, penganiayaan terakhir terjadi saat dia hendak mengemasi barang-barang untuk minggat dari kamar kosnya.

EH memilih minggat karena kerap dianiaya pacarnya tersebut. "Waktu itu saya sedang mengemasi barang-barang saya untuk pindah kos. Saat itu, dia (Fauzan) tiba-tiba datang dengan marah-marah dan langsung menghajar saya," kata EH, Selasa siang.

EH mengaku memilih pindah dari tempat kosnya itu untuk menghindar dari Fauzan. Sebab, Fauzan kerap mendatanginya tanpa alasan dan membuat keributan yang berujung penganiayaan.

"Saya malu dengan tetangga kalau tiap hari kayak begini. Jadi, saya memutuskan untuk pindah. Tapi, saat itu dia datang dan menghajar saya," ujar dia.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Pulau Ambon Iptu Meity Jacobus mengaku telah mendapatkan laporan pengaduan itu dan bakal segera menindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Menurut Meity, EH telah menjalani visum dan hasilnya ada sejumlah luka memar dan bengkak di bagian wajah, belakang kepala, dan sekujur tubuh. "Kita akan segera memanggil pelaku untuk dimintai keterangannya," kata dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

5 Warga Positif Corona, Tasikmalaya Local Lockdown, Warga dari Zona Merah Dilarang Mudik

Regional
Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Persiapan RSUD Bung Karno Solo Jadi Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona Dikebut

Regional
Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Rumah Dinas Bupati Batang Akan Dijadikan RS Darurat Covid-19

Regional
5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

5 Pasien Positif Corona Tasikmalaya Terpapar Klaster Lembang dan Jakarta

Regional
Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Semua Kendaraan yang Masuk ke Trenggalek Disemprot Disinfektan

Regional
Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Regional
Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Jalur Nasional dan Provinsi di Tegal Tetap Dibuka Saat Local Lockdown, tetapi..

Regional
Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Semua Orang yang Mandikan dan Makamkan PDP di Aceh Utara Dikontrol Tiap Hari

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan 'Local Lockdown' Mulai 31 Maret

Wali Kota Tasikmalaya Putuskan Terapkan "Local Lockdown" Mulai 31 Maret

Regional
'Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata'

"Wajahnya Tertutup Masker, Tapi Perannya Terlihat Nyata"

Regional
Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Diisolasi karena Positif Covid-19, Pejabat di Karawang Tetap Motivasi Pegawainya

Regional
Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Update Corona di Tasikmalaya 28 Maret: 5 Positif, 11 PDP dan 271 ODP

Regional
121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

121 Tenaga Medis RSUD Banten Minta Dikarantina

Regional
ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

ASN dan Anggota DPRD Kota Tegal Sumbang Gajinya untuk Biaya Isolasi Wilayah

Regional
Kasus DBD di Ende Meningkat Jadi 116 Kasus, 2 Meninggal Dunia

Kasus DBD di Ende Meningkat Jadi 116 Kasus, 2 Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X