Pesawat Aviastar Hilang Kontak dalam Penerbangan dari Masamba ke Makassar

Kompas.com - 02/10/2015, 17:29 WIB
Kompas TV Diduga Pesawat Aviastar Jatuh di Sekitar Palopo
|
EditorErvan Hardoko
MAKASSAR, KOMPAS.com — Pesawat jenis Twin Otter milik maskapai penerbangan Aviastar dengan rute penerbangan Masamba-Makassar hilang kontak, Jumat (2/10/2015). Hingga kini, belum diperoleh informasi terkait pesawat kecil yang saat hilang kontak mengangkut 10 orang tersebut. 

Saat ditemui Kompas.com, petugas loket pelayanan Aviastar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin membenarkan kabar tersebut. Namun, dia belum mendapat informasi mengenai titik koordinat pesawat Aviastar saat kehilangan kontak. 

"Kami belum mendapat manifes dari Aviastar di Masamba soal jumlah penumpangnya. Demikian pula dengan data titik koordinat pesawat saat kehilangan kontak," kata petugas Aviastar yang enggan disebutkan identitasnya kepada Kompas.com

Tribunnews.com Salah satu pesawat Twin Otter milik maskapai penerbangan Aviastar. Pesawat jenis inilah yang hilang kontak dalam penerbangan dari Masamba, Kabupaten Luwu Utara menuju ke Makassar pada Jumat (2/10/2015).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes F Barung Mangera membenarkan kabar mengenai pesawat Aviastar yang hilang kontak itu. Barung mengatakan, pesawat itu lepas landas dari Bandara Andi Djemma, Masamba, sekitar pukul 14.25 Wita menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. 

"Sesuai schedule, pesawat seharusnya tiba pukul 15.35 Wita, sampai pukul 18.05 belum sampai. Kontak terakhir 11 menit dari Masamba. Kemungkinan sekitar daerah Palopo," ujar Barung.

Dia menambahkan, sesuai data manifes, pesawat itu mengangkut 10 orang penumpang dengan rincian tujuh orang dewasa, seorang anak-anak, dan dua bayi. Sementara itu, pesawat tersebut juga membawa tiga kru, yaitu seorang pilot, satu kopilot, dan satu teknisi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

KSAD: Kegiatan di Secapa AD Masih Berlanjut Sesuai Kurikulum

Regional
'Saya Yakin Roh Papa Masih Ada, Menyaksikan Saya Meminang Istri...'

"Saya Yakin Roh Papa Masih Ada, Menyaksikan Saya Meminang Istri..."

Regional
Risma Siapkan Psikolog hingga Bantuan Pendidikan kepada 4 Bocah Korban Pencabulan

Risma Siapkan Psikolog hingga Bantuan Pendidikan kepada 4 Bocah Korban Pencabulan

Regional
Tenaga Medis Sekaligus Petugas Surveilans di Kalsel Meninggal akibat Corona

Tenaga Medis Sekaligus Petugas Surveilans di Kalsel Meninggal akibat Corona

Regional
Kronologi Terungkapnya 1.280 Orang di Secapa AD Terjangkit Covid-19

Kronologi Terungkapnya 1.280 Orang di Secapa AD Terjangkit Covid-19

Regional
Tagihan Listrik Bupati Probolinggo Naik Gila-gilaan hingga 275 Persen, Ini Penjelasan PLN

Tagihan Listrik Bupati Probolinggo Naik Gila-gilaan hingga 275 Persen, Ini Penjelasan PLN

Regional
Pondok Gontor Hanya Terapkan 4 Jam Pelajaran

Pondok Gontor Hanya Terapkan 4 Jam Pelajaran

Regional
Sempat Ancam Bunuh Bupati Aceh Tengah, Wabup Firdaus Minta Maaf, Keduanya Berdamai

Sempat Ancam Bunuh Bupati Aceh Tengah, Wabup Firdaus Minta Maaf, Keduanya Berdamai

Regional
Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Temui 4 Bocah Korban Pencabulan Kakek Pedofil, Risma Bantu Pulihkan Trauma

Regional
1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

1.280 Orang di Secapa AD Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Ketidaksengajaan

Regional
Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Kecanduan Film Porno, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Guru SD

Regional
Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Bandingkan dengan Angka Covid-19 Jawa Timur, IDI: Kalsel Tertinggi

Regional
Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Tanggapan Wali Kota soal Pontianak Catatkan Nol Kasus Covid-19

Regional
Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Terjangkit Covid-19, Siswa Secapa AD: Tak Ada Keluhan, tapi Sedih Dinyatakan Positif

Regional
Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Kecanduan Judi Online, Pria 40 Tahun Ini Nekat Curi Motor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X