Laporkan Oknum Brimob Penganiaya Putranya, Wanita Ini Diteror

Kompas.com - 22/09/2015, 12:53 WIB
MA (14) dirawat di rumah sakit setelah dianiaya seorang oknum anggota Brimob. KOMPAS.Com/ M WismabrataMA (14) dirawat di rumah sakit setelah dianiaya seorang oknum anggota Brimob.
|
EditorErvan Hardoko

SUKOHARJO, KOMPAS.com — Deborah Kurniawati kini sedang mencari perlindungan hukum karena mendapatkan teror setelah dia melaporkan JS, oknum anggota Brimob yang menganiaya putranya, MA (14).

Seperti telah diberitakan, pekan lalu Deborah melaporkan JS karena menganiaya MA hingga babak belur setelah anjing milik bocah itu dianggap mengejar istri JS. (Baca: Tak Terima Istri Dikejar Anjing, Anggota Brimob Hajar Remaja 14 Tahun).

Perkara menerima ancaman itu disampaikan Deborah saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolres Sukoharjo. Dalam pemeriksaan itu, Deborah mengatakan menerima SMS atau telepon yang menyuruhnya mencabut laporan terkait JS. Jika laporan tidak dicabut maka sekelompok ormas akan menyerbu kediaman perempuan itu.

"(Penelepon) Mengancam akan menggerudug rumah saya bersama ormas kalau saya enggak cabut segera laporannya," kata Debora, Selasa (22/9/2015).

Meski berulang kali menerima teror dari orang tak bertanggung jawab, ternyata tidak membuat Debora mundur. Dia bertekad tetap akan meneruskan kasus tersebut hingga tuntas. Tekad tersebut muncul karena dirinya, terutama putranya, mendapat perlakuan tidak manusiawi hingga membuat MA masih mengalami trauma untuk pulang ke rumah.

"Jelas masih trauma, saat mau diajak pulang tidak mau. Saya terpaksa ungsikan ke rumah saudara," lanjut Debora.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi MA tersebut dibenarkan kuasa hukum korban, Badrus Zaman. Dia memastikan kasus tersebut tetap berlanjut sekaligus mengajukan perlindungan hukum untuk keluarga kliennya yang menerima sejumlah teror.

Badrus menambahkan, surat pengajuan perlindungan hukum sudah diajukan pada Senin (21/9/2015). "Surat permohonan sudah dikirim ke Polres Sukoharjo dengan tembusan ke Kompolnas Perlindungan Anak, KPAI, dan Propam," kata dia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.