Kompas.com - 24/08/2015, 05:54 WIB
Imigran Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh, tidur di Gedung Olahraga Lhoksukon, Aceh Utara, 12 Mei 2015. Sebanyak 582 imigran Rohingya ditemukan selamat di perahu yang terdampar di Aceh Utara. AFP PHOTO / CHAIDEER MAHYUDDINImigran Rohingya asal Myanmar dan Bangladesh, tidur di Gedung Olahraga Lhoksukon, Aceh Utara, 12 Mei 2015. Sebanyak 582 imigran Rohingya ditemukan selamat di perahu yang terdampar di Aceh Utara.
EditorBayu Galih

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Puluhan personel polisi dari Polres Lhokseumawe dan juga petugas dari kantor Imigrasi Lhokseumawe, Provinsi Aceh, melakukan pengeledahan di kamp barak pengungsi imigran Rohingya, di Blang Adoe, Aceh Utara, Minggu (23/8/2015).

Pengeledahan yang dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB tersebut, memeriksa semua ruangan barak yang ditempati oleh pengungsi imigran Rohingya. Penggeledahan berlangsung dengan aman tanpa ada kericuhan.

Sementara itu, di lokasi yang sama, sehari sebelumnya, telah terjadi pengeroyokan terhadap salah seorang pengungsi Rohingya atas nama Mujiburrahman (15) oleh sesama pengungsi lainnya di barak penampungan tersebut. Mujiburrahman sampai babak belur dan harus dilarikan ke rumah sakit Cut Mutia.

Terkait kegiatan pengeledahan yang dilakukan oleh polisi, Wakapolres Lhokseumawe Kompol Isharyadi, kepada wartawan mengatakan bahwa hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal atau benda yang tidak diinginkan keberadaannya pada setiap-setiap kamar yang ada di barak penampungan pengungsi Rohingya Blang Adoe. Benda itu seperti adanya senjata tajam, narkoba serta berbagai barang berbahaya lainnya.

Kepala Humas Pemkab Aceh Utara Amir Hamzah, menambahkan bahwa sangat wajar dilakukan pengeledahan oleh pihak kepolisian dan imigrasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab, mereka di bawah pengawasan Imigrasi.

Lanjutnya lagi, apalagi diantara sesama pengungsi imigran tersebut sering bertengkar. Sehingga sangat dikhawatirkan apabila di antara mereka ada yang mengantongi senjata tajam sejenis pisau ataupun parang dan dapat melukai sesamanya.

Kegiatan antisipasi ini dilakukan oleh pihak keamanan sebagai bentuk pengawasan kepada para imigran tersebut. "Kita ingin para pengungsi imigran ini harus patuh terhadap aturan-aturan yang telah kita terapkan", ujar Amir.

Sebagaimana diketahui, pengungsi Rohingya yang ditempatkan di barak penampungan Blang Adoe Aceh Utara, berjumlah 329 jiwa, yang terdiri dari balita, anak-anak, remaja dan dewasa baik laki-laki dan perempuan. Sebelumnya mereka ditempatkan sementara di TPI Kuala Cangkoi, Kec. Lapang Aceh Utara, setelah diselamatkan oleh nelayan di kawasan Senuddon Aceh Utara pada 5 Mei 2015 lalu bersama dengan para imigran dari Bangladesh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.