Urai Antrean Panjang, Pelabuhan Ketapang Sediakan 4 Kapal Pengganti

Kompas.com - 12/08/2015, 13:16 WIB
Kendaraan dengan berat di atas 25 ton mengantri di pelabuhan LCM Banyuwangi Ira Rachmawati / Kompas.com / BanyuwangiKendaraan dengan berat di atas 25 ton mengantri di pelabuhan LCM Banyuwangi
|
EditorCaroline Damanik
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Untuk mengurai antrean kendaraan yang akan menyeberang ke Bali, pihak Pelabuhan Ketapang mengoperasikan empat kapal jenis KMP di Pelabuhan LCM Ketapang menggantikan 14 kapal jenis LCT yang dikandangkan.

Kapal-kapal itu berhenti beroperasi menyusul keluarnya Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat tentang larangan penggunaan kapal tipe LCT sebagai kapal angkutan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Gilimanuk sejak Senin 10 Agustus 2015 (baca juga: Kapal Penyeberangan Dilarang Beroperasi, Antrean Truk hingga 25 Kilometer).

KMP yang tersedia di pelabuhan LCM adalah KMP Portlink VII dan KMP Agung Samudra yang beroperasi sejak diberlakukannya aturan tersebut. Sementara dua KMP lainnya baru beroperasi, Rabu (12/8/2015).

"Kedua KMP yaitu Portlink VII dan KMP Agung Samudra tersebut sudah ada sebelum lebaran dan setelah ada aturan tersebut langsung beroperasi di pelabuhan LCM," ujar Ispriyanto, Syahbandar Pelabuhan Ketapang.

KMP Agung Samudra sendiri awalnya adalah kapal jenis LCT yang sudah diubah menjadi KMP Kemudian KMP Labrita Safina beroperasi sejak pukul 07.00 WIB dan KMP Labrita Adinda beroperasi sejak pukul 09.00 WIB pada hari ini dengan harapan agar antrean tidak semakin panjang.

Pada hari ini, masing-masing kapal akan menjalani delapan trip dengan satu kali trip bisa mengangkut 50-80 kendaraan sesuai dengan besar kecilnya kendaraan yang masuk sehingga total satu hari ada sekitar 580 unit kendaraan yang akan diseberangkan ke Bali untuk satu kapal jenis KMP.

Sementara itu, Novi Budiono, Ketua DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Ketapang Gilimanuk, mengaku ada sekitar 500 orang yang terancam tidak bekerja karena pelarangan pengoperasian kapal jenis LCT.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setiap kapal LCT ada 30 sampai 40 orang yang bekerja dan semua sekarang diistirahatkan sampai nanti ada perkembangan," jelasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.